Oleh: Agus Setyawan ********* Kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis belum juga berhenti. Hingga awal September 2026, angka korban yang tercatat oleh sejumlah lembaga pemantau sudah mendekati 45 ribu orang. Sebagian besar adalah anak-anak. Pemerintah merespons dengan menutup ratusan hingga ribuan dapur yang tidak memenuhi standar. Beberapa kasus sudah naik ke tahap penyidikan polisi….
Oleh: Agus Setyawan ********* Lebih dari dua ribu orang, mayoritas anak-anak dan pelajar, diduga keracunan dalam sepekan terakhir setelah menyantap Makan Bergizi Gratis. Angka itu hanya puncak gunung es. Sejak program diluncurkan, puluhan ribu warga di hampir seluruh provinsi telah terdampak. Pemerintah merespons dengan menutup sementara 1.999 dapur yang belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi….
Oleh: Agus Setyawan ********* Antrean truk dan bus yang mengular di stasiun pengisian bahan bakar umum di luar Jawa seolah menjadi pemandangan rutin. Di Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Jawa Timur, sopir menghabiskan berjam-jam—bahkan semalaman—hanya untuk mendapatkan solar bersubsidi. Sementara itu, pemerintah dengan bangga mengumumkan keberhasilan menghentikan impor solar sejak Juli 2026 berkat mandatori biodiesel…
Oleh: Agus Setyawan ********* Seorang pengemudi becak di Kulon Progo mendadak masuk desil 9. Statusnya berubah dari kelompok kesejahteraan paling rendah menjadi hampir setara dengan keluarga yang dianggap sejahtera. Anaknya yang baru diterima di perguruan tinggi terancam kehilangan akses Kartu Indonesia Pintar. Kisah serupa berulang di banyak daerah. Kegaduhan penetapan desil bagi keluarga Indonesia pasca…
Oleh Ayik Heriansyah ********* GAM di Aceh, HTI di Jawa dan daerah lainnya, serta OPM di Papua makin menggeliat. GAM dan OPM berkaitan dengan gerakan separatis berbasis wilayah, sedangkan HTI merupakan gerakan ideologis yang menawarkan khilafah sebagai alternatif terhadap negara-bangsa. Ketiganya berbeda tapi bertemu pada satu persoalan yaitu melemahnya imajinasi Indonesia sebagai komunitas politik bersama….
Oleh: KH.Ihwan Hadliyyin, MM. ********* Lembaga pendidikan dan pesantren yang maju tidak hanya ditentukan oleh megahnya bangunan, luasnya lahan, atau banyaknya santri dan siswa. Kemajuan sejati lahir dari kualitas kepemimpinan, sumber daya manusia, sistem yang baik, budaya organisasi yang sehat, serta dukungan orang tua, masyarakat, alumni dan wakaf produktif.Allah SWT berfirman:“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah…
Oleh: Ayik Heriansyah ********* Dalam lanskap perang postmodern, ukuran kekuatan negara tidak lagi semata ditentukan oleh jumlah pasukan atau kecanggihan alutsista yang kasat mata. Yang justru semakin menentukan adalah kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya ilmuwan dan teknokrat yang bekerja di balik layar. Konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memperlihatkan pergeseran penting ini. Perang…
********* Oleh: Ayik Heriansyah Di tengah perundingan antara Iran dan Amerika di Islamabad, Atha Abu Rusytah (Amir Hizbut Tahrir) mengunggah narasi tentang Iran di laman facebook resminya (11/4/2026). Narasi lama Hizbut Tahrir sejak revolusi Islam Iran (1979) yang diaktualkan kembali yang mengatakan bahwa Iran dalam orbit Amerika. Iran negara satelit yang beredar dalam kepentingan Amerika….
Oleh: Saiful Huda Ems. Ada beberapa logika yang bisa saya tunjukkan, kenapa pernyataan-pernyataan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu selama ini ternyata hoax dan menjukkan mereka sudah nyaris kalah perang menghadapi Iran. Pertama, jika Donald Trump menyatakan kekuatan Iran sudah lumpuh, hingga Iran tak lagi mampu banyak meluncurkan rudal-rudalnya ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di…
Oleh: Dr. Muhammad Misbahuddin, M.Hum (Dekan Fakultas Dakwah INSURI Ponorogo) ********* Ramadan sebentar lagi akan meninggalkan kita, sedih, sudah pasti, namun cerita tentang Ramadan tidak pernah habis untuk diceritakan kembali baik secara teologis maupun secara sosial-historis. Mulai persoalan keimanan, ekonomi kerakyatan, dan identitas diri, kiranya menjadi mozaik yang menarik untuk dikulik lebih dalam. Kenyataannya, kini para…