GURU NGAJI LANGGAR (Tantangan, Tradisi & Dakwah)

Aswaja News – Pendidikan langgaran memang tidak memiliki kurikulum layaknya pendidikan formal. Tapi, peran pendidikan ini tidak bisa diabaikan. Ilmu yang dipelajari berkenaan langsung dengan sikap, perilaku, dan amalan ibadah sebagai umat beragama. Penanaman nilai akhlak menjadi ciri pendidikan kaum sarungan. Santri diajarkan tentang sikap, tata krama, sopan santun, tawadlu’ serta menghormati yang tua dan menghargai yang muda. Terutama kepada orang tua dan guru mereka.

Di sinilah pendidikan karakter ala santri diajarkan. Warisan Islam di Nusantara “Guru Ngaji Langgar” mengupas sosok penting di tengah masyarakat itu. Masyarakat pedesaan menyebut guru ngaji sebagai guru alif. Sebab, dia yang menjadi fondasi masyarakat. Bahkan, selalu menjadi rujukan segala problematika kehidupan masyarakat.

Dia yang mendidik anak-anak membaca, menulis dan melaksanakan ibadah seperti wudlu, shalat, dan lain-lain. Guru ngaji yang meletakkan dasar pengetahuan setelah orang tua. Atau bahkan sosok pertama jika orang tuanya acuh pada pendidikan anak-anaknya. Setelah itu, mereka baru melanjutkan ke pendidikan formal atau pondok pesantren.

Keterangan;
Cover : Soft Cover
Jenis Kertas : Bookpaper
Penulis : Drs. H.A Bashori Shanhaji, M.Si
Tebal : xxvi + 212 Halaman
Ukuran : 14 x 21 cm

Harga : Rp. 90.000,-
Order : WA 081222233220

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *