AswajaNews – Pacitan mulai menegaskan arah barunya sebagai destinasi wisata bahari. Pada 2025, Pemerintah Kabupaten Pacitan resmi meluncurkan branding “70-Mile Sea Paradise” untuk memperkuat citra daerah ini sebagai tujuan wisata kelas dunia berbasis pantai.
Peluncuran itu dikaitkan langsung dengan potensi garis pantai Pacitan sepanjang sekitar 70 mil atau 112 kilometer, sekaligus diarahkan untuk mengangkat promosi wisata, ekonomi kreatif, dan UMKM lokal.
Branding tersebut tidak berhenti pada slogan. Dalam peluncurannya di Pantai Pancer Door pada 21 Agustus 2025, Pemkab juga menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan bazar UMKM dan festival budaya, menandakan bahwa sektor pariwisata ingin dihubungkan langsung dengan perputaran ekonomi masyarakat.
Arah ini memperlihatkan bahwa pengembangan wisata Pacitan mulai dibaca bukan hanya sebagai promosi destinasi, tetapi juga sebagai strategi menggerakkan ekosistem usaha lokal.
Di penghujung 2025, dorongan itu makin terlihat dengan mulai digerakkannya pembangunan Goed President Hotel Pacitan di kawasan Museum dan Galeri Seni SBY*Ani.
Pemkab menyebut proyek ini sebagai bagian dari babak baru pengembangan pariwisata berkelas dunia, sekaligus simbol naik kelasnya infrastruktur wisata Pacitan.
Sebelumnya, Pemkab juga telah menyampaikan rencana investasi hotel berbintang di lokasi depan Museum SBYAni sebagai penunjang sektor pariwisata yang terus berkembang.**





