Aswajanews – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU ke-97 pada Sabtu, 19 September 2026, menjadi momentum bersejarah yang dirayakan secara serentak oleh seluruh satuan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Ponorogo. Momentum dinamis ini tidak hanya sekadar refleksi historis atas dedikasi hampir satu abad dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga menegaskan kembali komitmen transformatif pendidikan Islam berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Rangkaian peringatan harlah LP Ma’arif NU ke 97 di Ponorogo diperingati dengan pelaksanaan upacara bendera khidmat di seluruh sekolah dan madrasah se-Kabupaten Ponorogo. Sebagai wujud pelestarian tradisi keagamaan khas warga Nahdliyin, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran berupa istighosah dan kenduri bersama. Perpaduan ritus spiritual ini memperkuat fondasi karakter siswa, menanamkan nilai-nilai spiritualitas, serta memupuk solidaritas sosial antarwarga sekolah.
Guna mendorong iklim kompetitif yang positif, berbagai lembaga pendidikan juga menggelar perlombaan edukatif. Kegiatan ini dirancang secara sistematis untuk mengeksplorasi potensi intelektual, membangkitkan motivasi belajar, dan mengasah keterampilan abad ke-21 bagi para pelajar NU di Ponorogo.
Dalam sambutannya, Ketua LP Ma’arif NU Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag., menyampaikan pandangan strategis mengenai arah pembangunan pendidikan di lingkungan LP Ma’arif:
- Penguatan Karakter Ahlussunnah wal Jama’ah: Menjadikan nilai-nilai tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i’tidal (keadilan), dan tasamuh (toleransi) sebagai fondasi etik siswa dalam menghadapi era disrupsi digital.
- Peningkatan Mutu Akademis dan Literasi: Mengesampingkan dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Sekolah dan madrasah Ma’arif dituntut untuk terus meningkatkan standar kualifikasi akademik, literasi sains, dan penguasaan teknologi.
- Transformasi Pembelajaran Berkelanjutan: Mendorong para pendidik untuk berinovasi dalam metodologi pengajaran yang adaptif, transformatif, dan berpusat pada peserta didik guna melahirkan generasi emas yang berdaya saing global.
Melalui peringatan Harlah ke-97 ini, LP Ma’arif NU Ponorogo terus memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, berkarakter, dan berparadigma maju dalam mencetak generasi penerus bangsa yang bertakwa dan berwawasan luas. (iim)





