Tahu Diri adalah Seni Menempatkan diri untuk Menjaga Hati Saat Dipuji dan Tetap Tegak Saat Diuji

Oleh: Ustadz Imron Ahmadi, S.Ag

*********

​Pernahkah Anda merasa sangat bangga hingga lupa diri saat dipuji orang lain? Atau sebaliknya, merasa sangat terpuruk dan tidak berharga saat ujian kehidupan menyapa?

​Dalam perjalanan hidup, tanggapan orang lain dan dinamika keadaan sering kali menjadi ujian bagi stabilitas emosi dan mental kita. Oleh karena itu, muncul sebuah kearifan yang sangat mendalam: “Tahu diri adalah seni menempatkan diri: tidak merasa di atas ketika dipuji, dan tidak merasa di bawah ketika diuji.”

​Pesan ini mengajak kita untuk bijak bersikap dan tenang dalam segala keadaan melalui tiga langkah utama yang selaras dengan petunjuk Al-Qur’an dan Sunnah Nabi.

​1. Kenali Diri: Menyadari Hakikat Keterbatasan dan kelebihan.

​Langkah pertama untuk “tahu diri” adalah mengenali siapa kita di hadapan Sang Pencipta. Segala kelebihan yang membuat kita dipuji hanyalah titipan dari Allah, sedangkan segala ujian yang datang adalah sunnatullah untuk mendewasakan kita. Allah SWT mengingatkan agar kita tidak bersikap sombong saat menerima karunia, dan tidak berduka secara berlebihan saat kehilangan/diuji:

​لِّكَيْلَا تَأْسَوْا۟ عَلَىٰ مَا فَاتَكُمْ وَلَا تَفْرَحُوا۟ بِمَآ ءَاتَىٰكُمْ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ
​”(Kami jelaskan yang demikian itu) agar kamu tidak berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak terlalu bergembira (sombong) terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. Al-Hadid: 23).

​Selain itu, saat dipuji atas kebaikan yang berhasil kita lakukan, kita perlu sadar bahwa kebaikan tersebut adalah atas pertolongan-Nya. Allah SWT menegaskan keharusan untuk menjauhi sifat menyukai pujian atas apa yang sebenarnya bukan milik atau usaha mandiri kita:

​لَا تَحْسَبَنَّ الَّذِينَ يَفْرَحُونَ بِمَا أَتَوا وَّيُحِبُّونَ أَن يُحْمَدُوا بِمَا لَمْ يَفْعَلُوا فَلَا تَحْسَبَنَّهُم بِمَفَازَةٍ مِّنَ الْعَذَابِ.
​”Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan suka dipuji atas perbuatan yang belum mereka lakukan, kamu jangan mengira bahwa mereka akan terlepas dari azab…” (QS. Ali ‘Imran: 188).

​Dengan mengenali diri melalui ayat-ayat ini, kita selalu ingat bahwa pujian bukanlah alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain.

​2. Jaga Sikap: Tetap Seimbang dan Berjalan Tegak Tanpa Takabbur.

​Sikap diri adalah cerminan dari kedewasaan jiwa. Ketika berada “di atas” atau dipuji, kita dilarang menunjukkan sikap angkuh. Allah SWT berfirman:

​وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّكَ لَن تَخْرِقَ الْأَرْضَ وَلَن تَبْلُغَ الْجِبَالَ طُولًا.
​”Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi dan tidak akan mampu mencapai tinggi gunung.” (QS. Al-Isra’: 37).

​Sebaliknya, ketika berada “di bawah” atau diuji oleh kesulitan hidup, menjaga sikap berarti tidak merasa patah semangat atau merasa paling terpuruk, karena Allah senantiasa bersama orang-orang yang sabar dan yakin:

​وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ.
​”Dan janganlah kamu (merasa) lemah, dan jangan (pula) kamu bersedih hati, padahal kamu adalah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Ali ‘Imran: 139).

​Sikap seimbang inilah yang dipuji oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya:

​عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ.
​”Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, sungguh semua urusannya adalah baik baginya. Jika ia mendapatkan kesenangan (dipuji/nikmat), ia bersyukur, maka itu baik baginya. Dan jika ia tertimpa kesusahan (diuji), ia bersabar, maka itu baik baginya.” (HR. Muslim).

​3. Tetap Rendah Hati (Tawadhu’).

​Sifat rendah hati (tawadhu’) adalah puncak dari seni menempatkan diri. Orang yang rendah hati tidak akan terdorong untuk merasa jumawa saat disanjung, dan tidak mudah jatuh saat diuji. Al-Qur’an menggambarkan profil hamba-hamba Allah Yang Maha Pengasih (‘Ibaadur Rahman) sebagai pribadi yang membumi:

​وَعِبَادُ الرَّحْمَٰنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الْأَرْضِ هَوْنًا وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الْجَاهِلُونَ قَالُوا سَلَامًا
​”Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan ‘salam’.” (QS. Al-Furqan: 63).

​Sifat tawadhu’ inilah yang menjadi kunci kemuliaan sejati, sebagaimana janji Rasulullah SAW:

​وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلَّهِ إِلاَّ رَفَعَهُ اللَّهُ.
​”Dan tidaklah seseorang merendahkan diri (tawadhu’) karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat (derajat)-nya.” (HR. Muslim).

​Penutup.

​Seni “tahu diri” mengajarkan kita kestabilan jiwa yang hakiki. Mari kita latih diri untuk selalu menempatkan hati secara pas: membumi saat disanjung, dan tetap berdiri tegak saat diuji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

slot gacor

https://jcs.greenpublisher.id/

slot gacor

shiowla

rokokbet

rokokbet

rokokbet

rokokbet

rokokbet

https://ejournal.staiat-tahdzib.ac.id/

SLOT88

slot gacor

https://ejournal.grondwet.id/

slot gacor

https://ojs.ub.rub.de/

slot gacor

https://ejournal.poltekkes-pontianak.ac.id/index.php/JKK

https://buddhidharma.com/

The Gaia Hotel Bandung

https://isnujombang.org/

https://sushiteigroup.org/

https://kinleybistro.org/

https://ojs.ejournalunigoro.org/

https://buslistrikmedan.id/area-cctv/

https://nanyangroastery.com/

https://bistronomix.org/

https://palmbeachseafood.org/

https://ktbfuso.org/

https://tbpnickel.org/

https://chandra-asri.org/

https://akashainternational.org/

https://kementeriankehutanan.com/

https://hipmibandung.com/

https://kopdesa.org/

https://jurnalkaltim.com/

https://indonesiadanantara.org/

https://kementerianluarnegeri.com/

https://kementerianpertahanan.org/

https://kawanlama.org/

https://langhamhotels.org/

https://kempinskihotel.com/

https://zhmhotel.com/

https://henshinjkt.com/

https://idaijakarta.org/

https://iaingorontalo.id/

https://iainptk.id/

https://iaincurup.id/

https://iainpalopo.id/

https://revistas.unbosque.edu.co/

slot gacor

https://ucronias.unpaz.edu.ar/

rokokbet

https://vestnik.kbsu.ru/

https://ctmd.psypharma.ru/

ROKOKBET

https://jgp.ejournal.unri.ac.id/

SLOT88

https://jurnal.eka-prasetya.ac.id/

https://ejournalstisnuaceh.com/

https://ejss.eminentjournals.com/

https://sep.ejournal.unri.ac.id/

ROKOKBET

ROKOKBET

https://ejbm.eminentjournals.com/

ROKOKBET

https://plus.architecturalperiodicals.com/

https://journal.elsaonline.com/

https://sandiegohills.org/

https://publish.scholarsin.com/

ROKOKBET

https://rokokesse.com/

https://rokokhs.com/

https://rokokbetlogin.com/

https://rokokbetaman.com/

https://rokokbetmerah.com/

https://negotiations.nbu.ac.in/

https://ojs.ejournalunigoro.com/index.php/sintesi

https://revistatecie.crea-pr.org.br/

SITUS TOTO

slot gacor

https://jurnal.una.ac.id/

https://jurnal.feb.unila.ac.id/

https://acoustics.ippt.gov.pl/

https://et.ippt.pan.pl/

ROKOKBET

ROKOKSLOT

ROKOKBET

SLOT88

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D