Oleh: Ustadz Suwadi, M.Pd
********
Aswajanews – Umat Islam kini telah memasuki pekan pertama bulan Rabiul Akhir 1448 Hijriah. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama RI, Ahad, 13 September 2026 bertepatan dengan 1 Rabiul Akhir 1448 H.
Rabiul Akhir merupakan bulan keempat dalam kalender Hijriah, setelah Muharram, Safar, dan Rabiul Awal. Kehadirannya menjadi momentum bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah melewati bulan Rabiul Awal yang erat dengan momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, memasuki Rabiul Akhir hendaknya tidak hanya menjadi pergantian tanggal dalam kalender. Semangat kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu diwujudkan dalam bentuk nyata melalui akhlak yang baik, kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Bulan Rabiul Akhir juga dapat menjadi momentum untuk melakukan evaluasi diri. Setiap Muslim dapat kembali melihat sejauh mana ibadah, sedekah, kepedulian terhadap keluarga, tetangga, dan masyarakat telah dilakukan.
Semangat hablum minallah dan hablum minannas perlu berjalan beriringan. Ibadah kepada Allah SWT sekaligus kepedulian kepada sesama merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh keberkahan.
Bagi warga Nahdlatul Ulama, momentum Rabiul Akhir dapat diisi dengan memperkuat tradisi keagamaan, meningkatkan kegiatan sosial, memperbanyak sedekah dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan demikian, pergantian bulan Hijriah bukan sekadar perubahan angka pada kalender, tetapi menjadi pengingat agar setiap waktu yang diberikan Allah SWT dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh dan memberikan kemanfaatan bagi sesama.
Rabiul Akhir 1448 H, momentum memperkuat iman, memperbanyak kebaikan, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat.





