AswajaNews – Sarana berfikir ilmiah mempunyai metode tersendiri dan berbeda dengan metode ilmiah dalam mendapatkan pengetahuan. Dalam memperoleh ilmu pengetahuan yang ilmiah, pada dasarnya ilmu menggunakan penalaran induktif dan deduktif, namun sarana berfikir ilmiah justru bertolak belakang dari itu. Berdasarkan perbedaan cara mendapatkan pengetahuan tersebut, jelaslah bawa sarana berfikir ilmiah bukanlah ilmu, melainkan sarana ilmu…
AswajaNews – Budaya berkenaan dengan cara manusia dalam menjalani kehidupan. Hal itu terlihat jelas ketika mereka bertindak atau bagaimana mereka hidup dan komunikasi. Respons dan fungsi tersebut berasal dari budaya mereka masing-masing. Secara formal, budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, dan objek-objek materi tertentu yang diperoleh dari sekelompok besar orang dengan cara…
AswajaNews – Akhir pekan ini, Sabtu, 25 – 29 Mei 2024, saya ikut rombongan Ibu Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan Syeich Afifuddin Al Jailani RA, tokoh sentral Darul Jailani International dan Al Wariseen Trust. Syeich Afifuddin Al Jailani adalah cicit dan pendiri thoriqoh Qadiriyah yang masyhur di Asia, Timur Tengah dan di Indonesia. Ketua Umum…
Aswaja News – Manusia atau dalam istilah antropologi disebut sebagai homo sapiens (makhluk berpikir) memiliki rasa keingintahuan yang besar. Rasa ingin tahu manusia tersebut semakin berkembang menjadi pengalaman dan ilmu pengetahuan baru yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun seiring berkembangnya zaman, dorongan manusia tidak hanya berdasar pada ‘rasa ingin tahu’ saja melainkan berubah motif mencari…
AswajaNews – Setiap tahunnya, kalender Indonesia menandai tanggal 20 Mei sebagai hari bersejarah, yang kemudian dikenal dengan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Hal ini sebagai amanat dari Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 1959 pada 16 Desember 1959. Penetapan tanggal 20 Mei dinisbatkan pada berdirinya organisasi kaum intelektual Indonesia bernama Budi Utomo pada tanggal 20 Mei 1908…
AswajaNews – Logika materialisme dapat dikatakan menjadi bagian dari dialektika yang mengilhami adanya Soviet, terjadi karena dialektika antara Engel dan Stalin. Dalam persoalan ini, Emil Durkheim bisa dikategorikan sebagai penerus yang lihai dalam melihat dialektika tersebut. Sosiologi Durkheim tentu berbeda dengan sosiologi ala Marx Weber yang lebih mengarah ke fungsionalis_ yang mengasumsikan bahwa dunia sosial…
Aswaja News – Semarak Harlah Fatayat NU ke-74 ini masih senantiasa hangat dirasakan, baik oleh keluarga besar NU maupun pihak di luarnya. Pada hari bahagia “mbak Fatayat” ini, kiranya ada beberapa hal yang bisa dijadikan refleksi, tentu tujuannya adalah agar organisasi yang didirikan untuk kaum perempuan ini bisa menjadi lebih baik. Keberadaan Fatayat NU di…
AswajaNews – Ketika membaca atau menyelami tentang mitos, bagi sebagian yang pernah membaca semiotika, tentu ingatan mereka akan ‘menyeruak’ pada orang bernama Roland Barthes, tokoh semiotika dari Prancis. Selain (dan sebelum bicara) mitos, dia juga dikenal dengan ungkapan lain, misalnya mengenai the dead of author. Kata-kata yang terakhir ini seolah-olah menjadi penegas tentang teks yang…
Aswaja News – Pembahasan tentang perempuan tidak ada habisnya. Ada saja pelabelan-pelabelan yang nyleneh bagi para perempuan yang masih berkembang dimasyarakat. Uniknya, pelabelan-pelabelan ini seringkali tidak masuk akal. Benarkah begitu?. Salah satu pernyataan yang cukup mengherankan adalah adanya anggapan yang berkembang di beberapa masyarakat bahwa perempuan ideal adalah perempuan yang penurut. Menurut kamus besar Bahasa…
AswajaNews – Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lahir pada 4 Sya’ban 1359 Hijriah atau 7 September 1940. Ia adalah putra dari Mantan Menteri Agama RI pertama, K.H. Wahid Hasyim dan Ny. Hj. Sholehah.Gus Dur merupakan cendekiawan Indonesia yang secara tegas menerima demokrasi sebagai preferensi final bagi sebuah sistem politik atau kenegaraan. Pemikiran dan pembelaannya terhadap…