Kaderisasi Intelektual NU Menguat, PW ISNU Jatim Gelar Pembukaan MK ISNU di Lamongan

Aswajanews – LAMONGAN, — Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Jawa Timur membuka kegiatan Madrasah Kader (MK) ISNU di Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 28 Juni tersebut menjadi ruang penguatan kaderisasi intelektual Nahdlatul Ulama di tengah tantangan sosial, pendidikan, dan kebangsaan yang terus berkembang.

Pembukaan MK ISNU dilakukan oleh Sekretaris Jenderal PP ISNU Wardi M.Si dengan dihadiri jajaran pengurus wilayah, akademisi, serta peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sementara itu, keynote speech disampaikan oleh Prof. Farid Saenong Staff ahli Menteri Agama yang menekankan pentingnya penguatan tradisi intelektual NU berbasis moderasi beragama, literasi global, dan penguasaan ilmu pengetahuan.

Dalam paparannya, Prof. Farid menilai bahwa ISNU memiliki posisi strategis sebagai rumah besar kaum intelektual Nahdliyin yang dapat menjembatani tradisi keislaman dengan dinamika peradaban modern. Menurut dia, kader-kader ISNU tidak cukup hanya memiliki kapasitas akademik, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan solusi atas persoalan umat dan bangsa.

Kegiatan Madrasah Kader ISNU kali ini dipusatkan di lingkungan Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan yang selama ini dikenal aktif menjadi ruang pengembangan intelektual dan gerakan keilmuan Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.

Atmosfer pembukaan berlangsung hangat dan penuh semangat kaderisasi. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai forum penguatan organisasi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi gagasan kaum sarjana NU.
Pelaksanaan MK ISNU dinilai menjadi langkah penting PW ISNU Jawa Timur dalam menyiapkan generasi intelektual muda NU yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Di tengah derasnya arus disrupsi digital dan tantangan sosial kontemporer, forum-forum kaderisasi semacam ini dipandang semakin relevan untuk memperkuat kontribusi kalangan akademisi NU di ruang publik.

PW ISNU Jawa Timur patut diapresiasi karena konsisten menghadirkan model kaderisasi yang tidak semata berorientasi organisatoris, melainkan juga menumbuhkan tradisi berpikir kritis, dialog ilmiah, dan jejaring intelektual lintas disiplin. Kehadiran tokoh nasional dan akademisi dalam forum ini sekaligus menunjukkan bahwa ISNU terus bergerak menjadi kekuatan pemikiran strategis di lingkungan Nahdlatul Ulama maupun dalam pembangunan bangsa secara lebih luas. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D