Dua Delegasi PC ISNU Ponorogo Ikuti MK ISNU Jatim di UNISDA Lamongan

Aswajanews — Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Ponorogo turut ambil bagian dalam kegiatan Madrasah Kader (MK) ISNU yang diselenggarakan oleh PW ISNU Jawa Timur di kampus Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan selama tiga hari, 26–28 Juni 2026.

Kehadiran dua delegasi dari PC ISNU Ponorogo yang di wakili oleh Dr. Agus Setyawan (Ketua PC ISNU Ponorogo) dan Mahfudz Saiful Anshori, M.Pd.I (Ketua PAC ISNU Ngrayun) menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas kader intelektual Nahdliyin di tingkat daerah sekaligus memperluas jejaring keilmuan antarwilayah. Kegiatan yang mempertemukan kader-kader ISNU dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur itu menghadirkan sejumlah narasumber nasional.

Salah satu materi strategis disampaikan Sekretaris Jenderal PP ISNU, H. Wardi Taufik, M.Si melalui paparan bertajuk Arah Cita-Cita dan Perjuangan ISNU. Dalam materinya beliau menegaskan pentingnya transformasi ISNU menjadi organisasi berbasis pengetahuan (knowledge-based organization) yang tidak berhenti pada ruang diskursus, tetapi mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Ia menempatkan ISNU sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan praksis sosial.

Paparan tersebut menyoroti bahwa ISNU memiliki tiga modal utama, yakni modal keilmuan dan keahlian, modal kebangsaan yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama, serta modal keumatan yang peka terhadap problem riil masyarakat. Karena itu, ISNU didorong bertransformasi dari organisasi yang elitis dan berbasis kegiatan seremonial menuju organisasi yang partisipatif, programatik, serta terukur.

Selain itu, materi juga menggarisbawahi perlunya ISNU terlibat aktif dalam agenda strategis nasional, mulai dari isu stunting, pengangguran intelektual, ketahanan pangan, hingga penguatan pendidikan masyarakat. Gagasan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan bangsa saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan sumber daya manusia dan transformasi sosial berbasis teknologi.

Delegasi PC ISNU Ponorogo mengapresiasi pelaksanaan MK ISNU Jatim karena dinilai bukan sekadar forum kaderisasi formal, melainkan ruang konsolidasi intelektual Nahdliyin. Kegiatan itu juga memperlihatkan arah baru ISNU sebagai organisasi kaum sarjana yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan akar tradisi ke-NU-an.

Melalui forum tersebut, para peserta memperoleh penguatan wawasan tentang tata kelola organisasi, pengembangan sumber daya manusia, kemandirian ekonomi, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam gerakan sosial dan filantropi. Salah satu gagasan yang menarik perhatian peserta adalah pengembangan ISNU Academy sebagai basis penguatan SDM dan pembangunan ekosistem ekonomi digital jamaah berbasis transparansi teknologi.

Keikutsertaan delegasi PC ISNU Ponorogo dalam MK ISNU Jatim diharapkan dapat menjadi energi baru bagi pengembangan organisasi di tingkat cabang. Semangat kaderisasi intelektual yang dibangun dalam forum tersebut menjadi penting agar ISNU mampu tampil sebagai mitra strategis umat dan bangsa di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D