AswajaNews – Sejarah Sidoarjo menyimpan perjalanan panjang yang membentuk daerah ini menjadi salah satu wilayah penting di Jawa Timur. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menjelaskan bahwa jejak sejarahnya tidak lepas dari pengaruh kerajaan-kerajaan kuno, perkembangan pemerintahan kolonial, hingga pembentukan kabupaten modern.
Dalam catatan resmi Pemkab Sidoarjo, wilayah ini pada awalnya dikenal dengan nama Sidokare. Pada tahun 1851, Sidokare masih menjadi bagian dari Kabupaten Surabaya dan dipimpin oleh seorang patih bernama R. Ng. Djojohardjo, dibantu Wedono Bagus Ranuwirjo.
Perubahan besar kemudian terjadi pada masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Menurut situs resmi Pemkab, pusat pemerintahan Kabupaten Surabaya saat itu dipindahkan ke Sidokare, lalu nama wilayah ini berkembang menjadi Sidoarjo, yang kemudian semakin dikenal sebagai pusat administrasi baru di kawasan delta.
Jika ditarik lebih jauh, sejarah Sidoarjo juga berkaitan dengan masa kerajaan di Jawa Timur. PPID Pemkab Sidoarjo menyebut wilayah ini pernah berada dalam pengaruh kerajaan kuno seperti Jenggala, yang menunjukkan bahwa kawasan Sidoarjo sudah memiliki posisi strategis sejak masa lampau.
Jejak sejarah itu tidak hanya terlihat dalam catatan pemerintahan, tetapi juga dari warisan budaya yang masih bisa ditemukan hingga kini. Salah satunya adalah Candi Pari di Porong, yang menjadi bukti bahwa kawasan Sidoarjo memiliki hubungan dengan peradaban klasik Jawa Timur.
Pada masa perjuangan kemerdekaan, Sidoarjo juga mengalami dinamika besar. Catatan sejarah yang dirangkum dalam referensi umum menunjukkan wilayah ini sempat menjadi bagian dari pergolakan militer dan perubahan administrasi pada masa pendudukan Belanda setelah Proklamasi.
Seiring waktu, Sidoarjo berkembang dari wilayah administratif lama menjadi kabupaten yang terus tumbuh dalam bidang ekonomi, budaya, dan pemerintahan. PPID Pemkab menegaskan bahwa sejak didirikan pada 1825, Sidoarjo terus mengalami perubahan hingga menjadi salah satu kabupaten maju di Jawa Timur.
Karena itu, menelusuri sejarah Sidoarjo berarti memahami perubahan nama, pusat kekuasaan, warisan budaya, dan peran strategis daerah ini dari masa ke masa. Dari Sidokare hingga Sidoarjo modern, sejarahnya menjadi fondasi kuat bagi identitas daerah yang terus berkembang sampai hari ini.***




