AswajaNews – Jombang memiliki pilihan wisata yang cukup beragam, mulai dari kawasan perbukitan, wisata alam, agrowisata, hingga destinasi buatan keluarga.
Portal resmi pariwisata JombangTravel.id menyebut dirinya sebagai sarana pemasaran dan promosi destinasi wisata Kabupaten Jombang, sementara situs resmi Kecamatan Wonosalam menegaskan kawasan ini dikenal dengan geografi perbukitan hijau di kaki Gunung Anjasmoro serta unggul pada wisata alam, agrowisata, dan budaya.
Gambaran ini menunjukkan bahwa Jombang tidak hanya mengandalkan satu jenis tujuan wisata, sehingga tetap menarik dikunjungi dalam berbagai musim.
Salah satu destinasi yang cukup menonjol adalah Bale Tani Agrowisata Bareng. Di portal resmi JombangTravel, tempat ini digambarkan sebagai wisata buatan yang memadukan rekreasi dan edukasi pertanian, mulai dari hortikultura, sawah, budidaya ikan air tawar, hingga peternakan.
Konsep seperti ini membuat Bale Tani relevan untuk kunjungan keluarga maupun rombongan pelajar karena menawarkan pengalaman yang tidak hanya santai, tetapi juga edukatif.
Untuk wisata alam, kawasan Wonosalam menjadi nama yang sulit dipisahkan dari Jombang. Salah satu yang banyak dikenal adalah Wana Wisata Sumber Biru Wonosalam, yang dalam portal JombangTravel disebut berada di kawasan Gunung Anjasmoro dan menawarkan suasana alam dengan aliran air, area makan, serta spot foto. Masih di kawasan yang sama, Asriloka Wonosalam juga dipromosikan sebagai tempat dengan konsep ekowisata, outbound, kolam renang, dan penginapan di lingkungan yang sejuk.
Pilihan lain yang menarik adalah Kampoeng Djawi. Dalam artikel JombangTravel, destinasi ini digambarkan sebagai outbound camp bernuansa Jawa tempo dulu yang dilengkapi flying fox, flying bike, high rope, paint ball, amphiteater, dan camping ground. Karakter ini membuatnya cocok bagi pengunjung yang mencari wisata aktivitas luar ruang dengan suasana tradisional.
Sementara itu, bagi pencinta lanskap alam yang unik, Kedung Cinet layak diperhitungkan. Perhutani dan pemberitaan terbaru menyebut tempat ini sebagai ngarai sempit dengan aliran sungai jernih yang kerap dijuluki “Grand Canyon Mini Jombang” karena formasi batuannya yang khas.
Karena itu, deretan wisata di Jombang tetap menarik sepanjang tahun: ada yang kuat pada edukasi, ada yang unggul pada kesejukan pegunungan, dan ada pula yang menonjol lewat panorama alam yang berbeda.***





