AswajaNews – Kabupaten Ngawi menyimpan destinasi unik yang kerap disebut “hidden gem” oleh wisatawan dan peneliti ekonomi lokal, yaitu Kampung Kerbau.
Di sini, ratusan kerbau diternakkan secara tradisional di tengah hutan jati, menciptakan pemandangan yang langka sekaligus memiliki nilai ekonomi tinggi.
Fenomena ini bukan hanya menarik secara visual, tetapi juga penting bagi ekonomi masyarakat. Kerbau-kerbau di Kampung Kerbau dipelihara untuk keperluan pertanian, pengolahan susu, hingga perdagangan hewan ternak.
Sistem pemeliharaan tradisional di hutan jati membuat kualitas kerbau tetap terjaga, sekaligus menambah daya tarik bagi wisata edukatif.
Para wisatawan dapat menyaksikan aktivitas keseharian peternak, mulai dari memberi makan hingga mengatur kerbau di area hutan.
Pengalaman ini memberikan wawasan tentang kearifan lokal dalam bercocok ternak, sekaligus mempelajari metode tradisional yang bertahan hingga saat ini.
Pemerintah Ngawi mendukung pengembangan Kampung Kerbau sebagai destinasi wisata sekaligus pusat ekonomi lokal. Upaya ini meliputi penyediaan fasilitas wisata ramah lingkungan, informasi edukatif bagi pengunjung, dan program promosi yang menonjolkan keunikan kampung.
Dengan kombinasi keindahan alam, tradisi peternakan, dan nilai ekonomi yang tinggi, Kampung Kerbau Ngawi menjadi salah satu destinasi “hidden gem” yang wajib dikunjungi, memperlihatkan sisi unik dari potensi pedesaan Indonesia.***





