AswajaNews – Situs Nglambangan Madiun merupakan salah satu situs sejarah penting di Kabupaten Madiun yang menyimpan berbagai peninggalan kuno. Situs yang juga dikenal sebagai Punden Lambang Kuning ini berada di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, dan dipercaya memiliki kaitan dengan masa kejayaan kerajaan di Jawa Timur pada masa lampau.
Keberadaan situs ini tidak hanya menjadi bukti sejarah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan budaya masyarakat setempat, seperti tradisi bersih desa yang masih rutin dilaksanakan setiap tahun.
Lokasi Situs Nglambangan
Situs Nglambangan terletak di Desa Nglambangan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Lokasinya cukup mudah dijangkau dari pusat kota Madiun dan sering dikunjungi oleh masyarakat yang tertarik pada wisata sejarah maupun wisata religi.
Sebagai salah satu situs budaya di wilayah Madiun, keberadaan Situs Nglambangan juga telah mendapatkan pengakuan dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur sebagai situs peninggalan sejarah yang perlu dilestarikan.
Sejarah Situs Nglambangan
Berdasarkan kajian arkeologi dan cerita masyarakat setempat, Situs Nglambangan diyakini berasal dari masa kerajaan besar di Jawa Timur, yaitu era Kerajaan Majapahit atau kemungkinan juga berkaitan dengan masa Kerajaan Kahuripan.
Situs ini dipercaya pernah menjadi tempat kegiatan spiritual atau pusat pemujaan pada masa lampau. Hal tersebut terlihat dari berbagai peninggalan batu kuno yang ditemukan di area situs.
Peninggalan Sejarah di Situs Nglambangan
Di kawasan situs ini terdapat beberapa benda peninggalan bersejarah yang hingga kini masih terawat. Beberapa di antaranya adalah:
- Makam Nyai Lambang Kuning yang diyakini sebagai tokoh penting dalam sejarah setempat
- Batu umpak, yang kemungkinan merupakan bagian dari struktur bangunan kuno
- Batu Lingga dan Yoni, simbol yang sering ditemukan pada situs Hindu di Nusantara
- Batu dakon, batu berlubang yang sering dikaitkan dengan permainan tradisional atau fungsi ritual
- Batu selayur, batu kuno yang memiliki nilai historis dan budaya
Keberadaan benda-benda tersebut memperkuat dugaan bahwa situs ini memiliki peran penting pada masa lampau, baik dalam kegiatan keagamaan maupun kehidupan masyarakat.
Tradisi Bersih Desa di Situs Nglambangan
Salah satu hal yang membuat Situs Nglambangan tetap hidup hingga sekarang adalah adanya tradisi bersih desa yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Desa Nglambangan.
Tradisi ini merupakan bentuk ungkapan syukur masyarakat atas hasil bumi sekaligus penghormatan terhadap leluhur yang dipercaya memiliki hubungan dengan situs tersebut. Dalam acara ini biasanya dilakukan doa bersama, kirab budaya, serta berbagai kegiatan adat lainnya.
Upaya Pelestarian Situs
Sebagai bagian dari warisan budaya, pelestarian Situs Nglambangan menjadi tanggung jawab bersama. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pengunjung sangat penting agar situs ini tetap terjaga dan dapat dipelajari oleh generasi mendatang.
Melalui pelestarian yang baik, Situs Nglambangan dapat terus menjadi sumber pengetahuan sejarah sekaligus simbol identitas budaya masyarakat Madiun.***





