Ngabuburit Sarat Sejarah di Masjid Jami’ Kauman Kota Lama Ponorogo

Aswajanews – Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah. Di Ponorogo, suasana ngabuburit tak hanya diwarnai deretan takjil atau keramaian pusat kota, tetapi juga nuansa religius penuh sejarah di Masjid Jami’ Kauman Kota Lama.

Masjid yang berada di Kelurahan Patihan Wetan ini menjadi salah satu masjid tertua di Bumi Reog. Lokasinya cukup strategis, sekitar 50 meter di utara perempatan Pasar Pon, lalu belok ke barat kurang lebih 100 meter. Setiap sore Ramadan, kawasan ini ramai oleh warga yang datang untuk menunggu waktu berbuka sembari menikmati atmosfer Kota Lama.

Didirikan oleh Adipati Sepuh, keturunan Batoro Katong yang dikenal sebagai Adipati pertama Ponorogo, masjid ini diperkirakan berdiri pada 1560 Masehi. Namun, dalam Babad Ponorogo disebutkan masjid tersebut berdiri sekitar 1580 Masehi, bertepatan dengan masa kepemimpinan Adipati Sepuh yang sezaman dengan Kesultanan Pajang (1568–1586).

Kedekatan historis Ponorogo dengan Pajang juga tercatat erat. Putra Adipati Sepuh, Raden Ronggowicitro, bahkan menjadi menantu penguasa Pajang, Sultan Hadiwijoyo. Jejak sejarah inilah yang membuat masjid tersebut bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga saksi perjalanan panjang peradaban Islam di Ponorogo.

Secara arsitektur, Masjid Jami’ Kauman Kota Lama menampilkan gaya tradisional Jawa yang kental. Di pelataran masjid terdapat sebuah prasasti unik berbentuk batu berconggol dengan permukaan datar dan pahatan huruf Pallawa di sampingnya. Hingga kini, pahatan tersebut belum dapat diartikan secara pasti. Konon, batu itu diyakini sebagai tempat salat Adipati Sepuh.

Menjelang azan Magrib, suasana di serambi masjid terasa khidmat. Sebagian warga memilih membaca Al-Qur’an, berzikir, atau sekadar duduk menikmati semilir angin sore di halaman yang sarat nilai historis. Ngabuburit di sini bukan hanya soal menunggu waktu berbuka, tetapi juga menyelami jejak dakwah dan sejarah Ponorogo yang telah berusia ratusan tahun.

Bagi warga maupun wisatawan religi, Masjid Jami’ Kauman Kota Lama menjadi pilihan tepat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan yang lebih bermakna—menyatukan ibadah, refleksi, dan wisata sejarah dalam satu waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D