Aswajanews – Kepedulian terhadap pendidikan anak yatim piatu terus diwujudkan oleh NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal melalui program NU Care Cerdas. Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2026, Kamis (22/10/2026), program tersebut kembali menyalurkan bantuan pendidikan kepada dua siswa RAM NU 100 Bediwetan, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Penyerahan bantuan dilaksanakan di Lapangan Sendang Tunggul Wulung, Desa Kupuk.
Pentasyarufan ini merupakan bagian dari program Santunan Anak Yatim Piatu dengan total anggaran sebesar Rp5 juta. Bantuan diberikan secara bertahap kepada 15 siswa dari lima lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Bungkal.
Bantuan yang disalurkan meliputi perlengkapan sekolah berupa sepatu, tas, dan alat tulis, serta bantuan biaya pendidikan atau syahriyah. Program ini menjadi salah satu ikhtiar NU Care-LAZISNU dalam mendukung keberlangsungan pendidikan anak yatim piatu sekaligus meringankan beban kebutuhan pendidikan mereka.
Pada penyaluran kali ini, dua siswa RAM NU 100 Bediwetan menerima bantuan pendidikan, yaitu: Karima Fauza Ni’amil Jannah, beralamat di Dukuh Warung RT 02/RW 02, Jalan Sultan Agung, Bungkal, Ponorogo dan Muhammad Azlan Alfarezqy, beralamat di Dukuh Suki RT 02/RW 02, Desa Sambilawang, Kecamatan Bungkal.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manager Area NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal, Suwadi, M.Pd.I., didampingi Sekretaris MWCNU Kecamatan Bungkal dan Koordinator Pentasyarufan, Suratno.
Sebelumnya, pentasyarufan program NU Care Cerdas telah dilaksanakan di MI Ma’arif Sabilul Muttaqin Nambak kepada lima anak, MI Ma’arif Al-Ishlah Bungkal kepada lima anak, RAM NU 039 Nambak kepada dua anak, serta TK Terpadu Al-Ishlah kepada satu anak. Dengan penyaluran kepada dua siswa RAM NU 100 Bediwetan ini, bantuan diharapkan dapat menjangkau para penerima manfaat sesuai dengan sasaran program.
Kepala RAM NU 100 Bediwetan, Fety Dwinaningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada NU Care-LAZISNU serta seluruh donatur yang telah menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim piatu, khususnya dalam mendukung kebutuhan pendidikan mereka.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LAZISNU dan para donatur yang telah memberikan bantuan kepada anak-anak kami. Bantuan ini sangat berarti, khususnya untuk mendukung kebutuhan pendidikan mereka. Semoga kebaikan dan kepedulian para donatur mendapatkan balasan dari Allah SWT dan program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak anak yatim piatu yang mendapatkan manfaat,” ungkapnya.
Melalui program NU Care Cerdas, NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal berharap bantuan yang diberikan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan dan biaya pendidikan, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar serta kepercayaan diri anak-anak yatim piatu dalam meraih cita-cita.
Sinergi antara NU Care-LAZISNU, lembaga pendidikan, dan para donatur menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dengan semangat Hari Santri 2026, gerakan berbagi ini diharapkan terus tumbuh sebagai wujud nyata kepedulian Nahdlatul Ulama terhadap pendidikan dan masa depan generasi penerus bangsa.
NU Peduli, NU Melayani, Bersama Menguatkan Pendidikan Anak Yatim Piatu. ***(Ady)





