Taqin, Pengurus ISNU Sawoo Ponorogo, Kembangkan Pertanian Bawang Merah Modern Bersama Petani Muda Kori

AswajaNews – Di hamparan lahan pertanian Desa Kori, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, semangat anak muda untuk membangun desa tampak tumbuh bersama tanaman bawang merah. Di antara bedengan yang tersusun rapi, Taqin, pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) PAC Sawoo, ikut menggerakkan pertanian modern bersama kelompok petani muda setempat.

Bagi Taqin, bertani bukan hanya urusan menanam, merawat, lalu menunggu masa panen. Lebih dari itu, pertanian menjadi ruang pengabdian, pemberdayaan, sekaligus bukti bahwa anak muda desa mampu menghadirkan perubahan melalui inovasi yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Salah satu inovasi yang diterapkan Kelompok Petani Muda Desa Kori adalah penggunaan insek net pada lahan bawang merah. Jaring tersebut dibentangkan di atas bedengan tanaman untuk melindungi bawang merah dari paparan sinar matahari berlebih, terutama saat musim kemarau.

0-0x0-0-0#

Menurut Taqin, penggunaan insek net cukup membantu menjaga kondisi daun bawang merah agar tidak mudah rusak akibat panas. Selain itu, pori-pori jaring yang rapat juga berfungsi sebagai pelindung fisik dari hama terbang seperti lalat bawang, ulat, dan gangguan tanaman lainnya.

Dengan berkurangnya serangan hama, petani dapat menekan penggunaan pestisida kimia. Cara ini dinilai lebih hemat karena frekuensi penyemprotan bisa dikurangi, sekaligus menjadi langkah sederhana menuju pola budidaya yang lebih ramah lingkungan.

Sebagai pengurus ISNU PAC Sawoo, Taqin memandang sektor pertanian sebagai bagian dari kerja sosial yang nyata. Ia ingin menunjukkan bahwa kader muda NU tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga mampu hadir langsung dalam penguatan ekonomi masyarakat desa.

Pemasangan insek net dilakukan dengan cara membentangkan jaring sekitar 1,5 meter di atas bedengan menggunakan tiang bambu. Bagian tepinya dikencangkan dengan tali dan pasak agar tidak mudah bergeser, sementara jarak dengan tanaman tetap dijaga supaya sirkulasi udara berjalan baik.

Meski penggunaannya perlu disesuaikan saat musim hujan, Petani Muda Desa Kori tetap optimistis budidaya bawang merah ini dapat memberi hasil yang baik. Dari lahan sederhana di Sawoo, Taqin dan para petani muda Ponorogo membuktikan bahwa inovasi, ilmu, dan pengabdian bisa tumbuh bersama dari desa.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D