Grand Opening Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo, Tonggak Baru Layanan Kesehatan Berbasis Keumatan

Aswajanews — Rumah Sakit Umum (RSU) Muslimat Ponorogo resmi dibuka dalam sebuah seremoni khidmat Grand Opening Gedung Gus Dur yang digelar pada Ahad (29/3/2026), bertepatan dengan peringatan Harlah ke-40 RSU Muslimat Ponorogo dan Harlah ke-80 Muslimat NU. Kegiatan berlangsung di Gedung Gus Dur lantai 5 RSU Muslimat Ponorogo, mulai pukul 11.00 hingga 12.30 WIB.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Rais Syuriah PBNU KH. Miftahul Ahyar, Wakil Ketua PBNU Prof. Dr. KH. Muhammad Nuh, Sekretaris Jenderal PBNU yang juga Menteri Sosial Drs. KH. Syaifullah Yusuf, Ketua Umum PP Muslimat NU sekaligus Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dra. Hj. Arifatul Choiri Fauzi, M.Si, Gubernur Jawa Timur Dr. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si serta Bupati Ponorogo Hj. Lisdyarita, S.H. Hadir pula jajaran Forkopimda, pengurus PW NU Jawa Timur, PC NU Ponorogo, serta undangan dari berbagai kalangan.

Direktur RSU Muslimat Ponorogo, drg. Zuhriana, M.Kes, dalam sambutannya memaparkan perjalanan panjang institusi tersebut. Ia menjelaskan bahwa embrio layanan kesehatan ini telah dimulai sejak berdirinya BKIA pada 3 Agustus 1963. Perkembangan berlanjut hingga menjadi RSIA yang diresmikan pada 29 Maret 1986 oleh KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang saat itu menjabat sebagai Ketua PBNU.

“Perjalanan ini bukan sekadar transformasi kelembagaan, tetapi juga wujud komitmen Muslimat NU dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Zuhriana.

Bupati Ponorogo, Lisdyarita, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi RSU Muslimat Ponorogo dalam memperkuat layanan kesehatan di daerah. Ia menilai keberadaan rumah sakit ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Senada dengan itu, Ketua PP Muslimat NU, Arifatul Choiri Fauzi, menegaskan bahwa eksistensi RSU Muslimat Ponorogo mencerminkan kematangan organisasi Muslimat NU di tingkat daerah. “Ini adalah ekspresi nyata dari kiprah Muslimat NU yang telah mencapai level strategis dalam pelayanan sosial, khususnya di bidang kesehatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan sejumlah bantuan sebagai bentuk sinergi multipihak. NU Care LAZISNU Ponorogo dan Bank Mega masing-masing menyerahkan satu unit mobil ambulans. Sementara Bank Jatim memberikan bantuan perangkat kursi tunggu pasien, dan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Timur menyerahkan bibit tanaman untuk program penghijauan.

Puncak acara ditandai dengan penekanan sirine sebagai simbol peluncuran resmi RSU Muslimat Ponorogo, dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya, Khofifah memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah Muslimat NU Ponorogo, khususnya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional dan berbasis nilai-nilai keumatan.

“RSU Muslimat Ponorogo ini menjadi bukti bahwa organisasi keagamaan mampu berkontribusi signifikan dalam pembangunan sektor kesehatan,” ujar Khofifah. Dengan peresmian ini, RSU Muslimat Ponorogo diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat layanan kesehatan yang tidak hanya mengedepankan profesionalisme medis, tetapi juga nilai-nilai sosial dan kemanusiaan. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D