LOGIKA KEDIGDAYAAN IRAN

Oleh: Saiful Huda Ems.

Ada beberapa logika yang bisa saya tunjukkan, kenapa pernyataan-pernyataan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu selama ini ternyata hoax dan menjukkan mereka sudah nyaris kalah perang menghadapi Iran.

Pertama, jika Donald Trump menyatakan kekuatan Iran sudah lumpuh, hingga Iran tak lagi mampu banyak meluncurkan rudal-rudalnya ke pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Teluk dan ke Israel, kenapa AS dan Israel sampai detik ini masih saja tidak mampu membuka Selat Hormuz yang ditutup oleh Iran? Padahal penutupan Selat Hormuz itu berarti melumpuhkan 20 % pasokan minyak dunia. Bukankah ini berakibat melonjaknya harga minyak dunia, dan akan menempatkan Trump dan Netanyahu sebagai figur politisi yang paling dibenci oleh negara-negara lain di dunia? Sebab mereka berdualah yang memulai perang dengan menyerang Iran duluan, Sabtu (28/2/2026).

Kedua, Donald Trump menyatakan kapal-kapal perang Iran sudah ditenggelamkannya semua, serta 80 % tempat-tempat produksi dan peluncuran rudal-rudal di Iran sudah dia bumi hanguskan. Lalu kenapa Iran sampai hari ini masih terus menghujani Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di Teluk dengan serangan balik rudal-rudal canggihnya? Bahkan berita terbaru, Iran kini mulai menunjukkan fakta kedigdayaannya pada dunia, dengan serangan rudal Iran terbarunya, jarak menengah (jangkauan 4000 KM), telah menghujani pangkalan militer AS dan Inggris di Diego Garcia.

Padahal sebelumnya Iran selama 20 hari ini hanya meluncurkan ribuan drone dan rudal-rudal jarak pendeknya dengan jangkauan 2000 hingga 2500 KM, yang selalu menghujani Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di Teluk, pagi, siang dan malam.

Tak hanya itu, Selat Hormuz sampai saat ini juga masih dalam penguasaan Iran dengan penjagaan kapal-kapal perang Iran, ranjau-ranjau laut, berikut ribuan drone dan rudal-rudalnya yang siap menghantam kapal-kapal negara asing yang melewati Selat Hormuz tanpa mendapatkan izin dari Iran. Olehnya, Donald Trump dan Netanyahu terus menerus meminta tolong, bantuan pada negara-negara sekutunya di Eropa meskipun permintaannya banyak yang ditolak. Ini tidak bisa dibantah oleh siapapun, karena ini fakta !.

Ketiga, Jika benar AS dan Israel perkasa dan percaya diri dapat memenangkan perang melawan Iran, kenapa AS dan Israel harus meminta bantuan ke negara-negara sekutunya, bahkan disertai dengan berbagai ancaman? Kenapa pula negara seperti Jepang, menolak kedatangan para pendatang (baca: pelarian) dari Israel yang sedang konflik datang ke negaranya? Hotel-hotel di Jepang tidak ada yang mau ditempati oleh para pelarian dari Israel. Ini maknanya Jepang sudah tahu, bahwa Iran tak mudah dikalahkan, bahkan bisa-bisa Iran yang akan tampil sebagai pemenang.

Jadi untuk kepentingan hubungan antar negara (Jepang-Iran) jangka panjang, Jepang sangat berhati-hati dalam menyikapi perang Iran Vs Israel dan AS. Selain itu Sepanyol, Inggris, Perancis, Jerman dan Italia juga menyatakan tidak mau mendukung AS dan Israel dalam menyerang lanjutan atas Iran. Apalagi negara-negara besar seperti Rusia dan China, pastinya juga tidak mau mendukung AS dan Israel, bahkan mengecam, ketika diketahui AS dan Israel memiliki daftar target para pemimpin Iran untuk mereka bunuh.

Keempat, kalau saja AS dan Israel perkasa di udara dengan kekuatan penangkal-penangkal serangan udaranya, kenapa AS dan Israel masih membutuhkan bantuan penangkal rudalnya dari Ukraina? Kenapa AS dan Israel jadi meminta bantuannya pada negara yang kecil dan lemah bahkan stres (Ukraina) karena terus diserang oleh Rusia? Ini artinya selain AS dan Israel tidak mendapatkan dukungan dari NATO, AS dan Israel juga sudah sangat kewalahan menghadapi serangan balik dari Iran, hingga mereka tidak malu-malu meminta bantuan ke negara kecil dan linglung (Ukraina), yang negaranya terus dibombardir oleh Rusia.

Kelima, jika para Buzzer pendukung Israel menunjukkan video-video bahwa kota seperti Tel Aviv di Israel aman dari rudal Iran, kenapa dalam video-videonya kota-kota di Israel nampak sepi penduduknya? Lalu kenapa pula Benjamin Netanyahu sampai hari ini masih terus bersembunyi di bunkernya? Bahkan sudah beredar kabar dimana-mana, dalam dan luar negeri, kalau Netanyahu sudah tewas, karenanya posisinya sebagai Perdana Menteri Israel sudah diganti meskipun dikabarkan masih sementara. Selain itu seperti yang saya jelaskan di atas, para penduduk Israel mayoritas juga sudah banyak yang melarikan diri ke Luar Negeri, di antaranya ke Eropa dan Asia.

Ke enam, Donald Trump dengan sadar sudah mengatakan di depan publik, bahwa negara yang sedang dihadapi oleh AS dan Iran saat ini, bukanlah negara biasa, melainkan negara yang memiliki banyak ilmuwan dan yang mempunyai kecerdasan di atas rata-rata. Donald Trump sudah sangat lelah, kedodoran menghadapi serangan balik Iran. Namun ia tidak ingin dibuat malu di hadapan para pemimpin di dunia. Karenanya Trump memberikan pernyataan yang sangat mengejutkan, serta menampakkan orang yang sedang stres:”Saya mau mengahiri perang, asal Iran mau menyatakan Amerika Serikat sebagai pemenang perang”. Lucu sekali bukan tingkah pola dan pernyataan Lansia stres satu ini?…(SHE).

21 Maret 2026.

Saiful Huda Ems (SHE).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D