Aswajanews – PONOROGO, 14 Juni 2026 – Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute Kirab Bedhol Pusaka Grebeg Suro 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada Minggu malam (14/6). Prosesi budaya yang sarat nilai sejarah dan spiritual tersebut berlangsung khidmat serta menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Tahun Baru Islam di Bumi Reog.
Kirab Bedhol Pusaka merupakan tradisi yang merepresentasikan perjalanan sejarah Ponorogo sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur. Dalam prosesi tersebut, pusaka-pusaka kebesaran Ponorogo diarak dengan pengawalan pasukan berkostum tradisional yang menambah kekhidmatan suasana.
Berdasarkan pantauan di lokasi, antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati area kirab untuk menyaksikan secara langsung prosesi yang hanya digelar pada momen tertentu tersebut.

Salah seorang warga, Asna, mengaku sangat antusias mengikuti Kirab Bedhol Pusaka tahun ini. Menurutnya, selain memiliki nilai kesakralan yang tinggi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat.
“Prosesi ini sangat sakral dan memiliki makna yang mendalam. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menambah wawasan masyarakat tentang sejarah dan budaya Ponorogo yang harus terus dilestarikan,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.
Kirab Bedhol Pusaka tidak hanya menjadi agenda budaya tahunan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas masyarakat Ponorogo di tengah perkembangan zaman. Melalui pelestarian tradisi ini, nilai-nilai sejarah, budaya, dan kearifan lokal diharapkan tetap hidup serta dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Reporter : Anis Khusnul Inayah, M.Pd.I





