AswajaNews – Ibadah haji dan umroh di Makkah dan Madinah menuntut jamaah untuk selalu membawa identitas resmi selama berada di area ibadah. Salah satu dokumen penting yang harus dimiliki jamaah adalah kartu Nusuk, kartu identitas digital yang dikeluarkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk memudahkan pengawasan, akses layanan, serta mobilitas jamaah di Tanah Suci.
Namun, di tengah padatnya aktivitas ibadah dan keramaian jutaan jamaah dari berbagai negara, tidak sedikit jamaah yang mengalami kejadian kartu Nusuk hilang atau rusak. Situasi ini sering membuat panik, padahal sebenarnya sudah tersedia solusi yang mudah.
Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan beberapa langkah praktis agar jamaah tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Gunakan Kartu Nusuk Versi Digital
Jika kartu fisik hilang atau rusak, jamaah tidak perlu khawatir. Kartu Nusuk juga tersedia dalam bentuk digital yang dapat diakses melalui aplikasi resmi seperti Nusuk atau Tawakkalna.
Melalui aplikasi tersebut, jamaah tetap dapat menunjukkan identitas Nusuk secara digital ketika diperlukan oleh petugas.
Segera Lapor ke Ketua Rombongan
Langkah berikutnya adalah segera melaporkan kejadian tersebut kepada ketua rombongan atau pembimbing perjalanan. Mereka akan membantu proses pengajuan kartu pengganti melalui jalur resmi yang telah disediakan oleh otoritas haji.
Hubungi Layanan Bantuan
Apabila membutuhkan bantuan lebih cepat, jamaah dapat menghubungi layanan bantuan resmi di nomor 1966 atau mendatangi pusat layanan Nusuk Care terdekat yang tersedia di berbagai titik layanan jamaah.
Antisipasi Sejak Awal
Agar lebih aman, jamaah disarankan untuk mengaktifkan kartu Nusuk versi digital sejak awal sebelum berangkat atau setibanya di Tanah Suci. Dengan begitu, jika kartu fisik hilang, jamaah masih memiliki akses identitas melalui ponsel.
Para pembimbing haji juga mengingatkan jamaah agar tetap tenang dalam situasi tersebut. Kehilangan kartu bukan berarti ibadah terhenti, karena sistem layanan sudah dirancang untuk membantu jamaah dengan cepat.
Dengan persiapan yang baik dan pemahaman prosedur yang tepat, jamaah dapat tetap fokus menjalankan rangkaian ibadah dengan khusyuk tanpa harus panik menghadapi kendala teknis.
Di sisi lain, jamaah yang pernah mengalami kejadian serupa juga diharapkan dapat berbagi pengalaman dan tips kepada calon jamaah lainnya, agar semakin banyak yang siap menghadapi situasi tak terduga selama berada di Tanah Suci.
Jangan Panik Jika Kartu Nusuk Hilang atau Rusak Saat Ibadah di Tanah Suci





