Situs Sejarah Majapahit di Mojokerto Jadi Daya Tarik Wisata Edukasi

AswajaNews – Kawasan Trowulan di Kabupaten Mojokerto masih menjadi salah satu tujuan wisata sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan penting peninggalan Kerajaan Majapahit, sehingga kerap menjadi destinasi wisata edukasi bagi pelajar, mahasiswa, peneliti, hingga wisatawan umum.

Keberadaan situs-situs sejarah di Trowulan memberi kesempatan bagi pengunjung untuk belajar langsung mengenai jejak peradaban Majapahit. Tidak hanya membaca sejarah dari buku, wisatawan dapat melihat bangunan, artefak, dan peninggalan arkeologis yang menjadi bukti kejayaan kerajaan besar di Nusantara tersebut.

Sejumlah situs yang banyak dikunjungi antara lain Candi Tikus, Gapura Bajang Ratu, Candi Brahu, Kolam Segaran, Gapura Wringin Lawang, dan Museum Majapahit. Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga mencatat Candi Tikus sebagai situs petirtaan atau pemandian suci peninggalan Majapahit yang berkaitan dengan aktivitas ritual keagamaan.

Museum Majapahit atau Museum Trowulan menjadi salah satu titik penting dalam wisata edukasi tersebut. Museum ini menyimpan berbagai koleksi peninggalan sejarah, mulai dari arca, prasasti, gerabah, hingga benda-benda arkeologis yang memperlihatkan kehidupan masyarakat pada masa Majapahit. Museum Trowulan juga dikenal sebagai museum dengan koleksi relik masa Majapahit yang sangat lengkap di Indonesia.

Selain museum, bangunan candi dan gapura di kawasan Trowulan juga menjadi media pembelajaran yang menarik. Candi Tikus misalnya, dikenal dengan bentuk bangunan yang berada di area kolam dan sering dikaitkan dengan fungsi petirtaan. Sementara itu, Gapura Bajang Ratu dan Gapura Wringin Lawang memperlihatkan gaya arsitektur bata merah yang khas pada masa Majapahit.

Daya tarik kawasan sejarah ini tidak hanya terletak pada bentuk bangunannya, tetapi juga pada nilai pengetahuan yang dapat diperoleh pengunjung. Melalui kunjungan ke situs-situs Majapahit, wisatawan dapat memahami sistem tata kota, kehidupan sosial, teknologi bangunan, hingga tradisi keagamaan masyarakat masa lampau.

Wisata edukasi sejarah seperti ini juga penting untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap warisan budaya bangsa. Dengan melihat langsung peninggalan Majapahit, pelajar dapat lebih mudah memahami bahwa sejarah Indonesia memiliki akar peradaban yang panjang dan bernilai tinggi.

Sejumlah kegiatan pembelajaran luar kelas atau outing class juga mulai memanfaatkan destinasi sejarah di Mojokerto. Pemerintah daerah melalui kolaborasi bidang pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata mendorong pengenalan budaya serta sejarah lokal kepada peserta didik.

Meski demikian, pengembangan wisata sejarah tetap perlu diimbangi dengan upaya pelestarian. Situs-situs Majapahit merupakan peninggalan berharga yang harus dijaga dari kerusakan, vandalisme, maupun aktivitas yang dapat mengganggu keaslian kawasan.

Dengan kekayaan peninggalan sejarah yang dimiliki, Mojokerto berpotensi terus berkembang sebagai pusat wisata edukasi berbasis sejarah Majapahit. Kawasan Trowulan bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang belajar yang menghubungkan masyarakat masa kini dengan jejak kejayaan masa lalu.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D