AswajaNews – Kabupaten Mojokerto masih menjadi salah satu tujuan wisata yang diminati di Jawa Timur. Data BPS menunjukkan sektor pariwisata daerah ini terus dipantau melalui indikator kunjungan wisatawan, perjalanan wisatawan nusantara, hingga tingkat penghunian kamar hotel, menandakan aktivitas wisata tetap bergerak stabil.
Salah satu kawasan yang paling sering diburu wisatawan adalah Pacet. Wilayah berhawa sejuk ini dikenal memiliki banyak destinasi keluarga dan wisata alam yang mudah dijangkau, sehingga tetap menjadi pilihan utama untuk liburan singkat maupun akhir pekan.
Air Terjun Coban Canggu menjadi destinasi yang terus menarik pengunjung. Berlokasi di Desa Padusan, Pacet, air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 80 meter dan akses menuju lokasi sudah dilengkapi jalur tangga paving, sehingga relatif ramah bagi wisatawan.
Masih di kawasan yang sama, Ubalan Waterpark Pacet tetap digemari sebagai wisata keluarga. Tempat ini menawarkan beragam wahana air, mulai dari kolam renang, seluncuran, ember raksasa, mandi salju, bebek air, hingga terapi ikan.
Bagi pengunjung yang mencari rekreasi modern, Pacet Mini Park juga layak masuk daftar favorit. Destinasi ini dikenal menghadirkan aktivitas yang cukup lengkap, dari area outbond hingga water park, sehingga cocok untuk keluarga dengan anak-anak.
Beranjak ke Trawas, Air Terjun Dlundung masih menjadi magnet wisata alam Mojokerto. Air terjun di Desa Ketapanrame ini tercatat memiliki ketinggian sekitar 60 meter, dilengkapi area bermain air dan lokasi berkemah yang menambah daya tariknya.
Tak hanya alam, Mojokerto juga unggul dalam wisata sejarah. Kawasan Trowulan dikenal luas sebagai pusat jejak Majapahit, bahkan pemerintah menyebut hampir seluruh wilayahnya merupakan kawasan situs arkeologi besar yang menyimpan banyak temuan bersejarah.
Di kawasan ini, Museum Majapahit atau Museum Trowulan tetap menjadi tujuan penting wisata edukasi. Museum tersebut menyimpan berbagai artefak dan temuan arkeologi dari sekitar Trowulan, sehingga menjadi tempat yang relevan bagi pelajar, peneliti, maupun wisatawan umum.
Selain museum, Pendopo Agung Trowulan dan Petirtaan Jolotundo ikut memperkuat daya tarik Mojokerto. Pendopo Agung lekat dengan narasi sejarah Majapahit, sedangkan Jolotundo di lereng Gunung Penanggungan menawarkan pengalaman wisata sejarah sekaligus spiritual yang masih diminati hingga kini.***





