AswajaNews – Kabar gembira bagi para pecinta kuliner khas nusantara di Ponorogo. Setelah dikenal di Madiun, kini Ayam Panggang Mas Bobon resmi membuka cabang barunya di Jalan Menur, Ponorogo. Dengan harga mulai Rp35 ribuan per ekor, warung ini siap memanjakan lidah pelanggan dengan cita rasa ayam panggang yang autentik, gurih, dan kaya bumbu khas tradisional.
Tempat makan ini mulai beroperasi setiap hari pukul 07.00 hingga 21.00 WIB dan langsung menarik perhatian warga karena menawarkan menu utama ayam panggang utuh dengan pilihan rasa yang menggoda selera.
Dikenal sebagai spesialis ayam panggang, Mas Bobon mempertahankan konsep sajian sederhana namun penuh cita rasa. Menu andalannya dibagi menjadi dua jenis utama, yakni ayam panggang joper dan ayam panggang kampung.
Untuk jenis ayam joper, harga berkisar antara Rp35.000 hingga Rp60.000 per ekor, sementara ayam kampung dibanderol antara Rp85.000 hingga Rp100.000 per ekor. Meski tergolong murah untuk ukuran ayam utuh, kualitas rasa dan porsi yang ditawarkan tetap premium.
Setiap potongan ayamnya dibumbui dengan rempah tradisional yang meresap hingga ke dalam daging. Pengunjung dapat memilih dua varian rasa yang menjadi ciri khas Mas Bobon yaitu ayam panggang bumbu rujak pedas manis dan ayam bakar bumbu bawang gurih asin.
Keistimewaan lain dari Ayam Panggang Mas Bobon adalah konsep penyajiannya yang lengkap. Setiap pembelian ayam panggang utuh sudah termasuk urap sayur segar, sambal bawang pedas, dan lalapan. Kombinasi ini membuat pengalaman menyantap ayam panggang terasa lebih nikmat, seimbang antara rasa pedas, gurih, dan segar.
Dari sisi suasana, kedai Ayam Panggang Mas Bobon di Ponorogo hadir dengan konsep nyaman. Meja kayu panjang, aroma panggangan yang menyeruak dari dapur terbuka, serta pelayanan cepat menjadikan tempat ini cocok untuk makan bersama keluarga maupun rekan kerja.
Tak hanya menawarkan kelezatan, harga yang ramah di kantong juga menjadi alasan mengapa kedai ini cepat viral di kalangan masyarakat Ponorogo. Banyak pembeli datang untuk memesan ayam utuh sebagai lauk keluarga, jamuan acara, atau bekal perjalanan.
Kehadiran cabang baru ini juga memperluas jangkauan kuliner khas rumahan di Ponorogo yang selama ini didominasi oleh sate dan nasi pecel. Ayam panggang buatan Mas Bobon membawa warna baru bagi kuliner lokal, mengingat hidangan ini menyajikan keseimbangan antara rasa pedas, manis, dan gurih dalam satu sajian lengkap.
Dengan kombinasi rasa yang kuat, harga terjangkau, dan penyajian yang menggugah selera, Ayam Panggang Mas Bobon di Ponorogo siap menjadi destinasi kuliner baru yang wajib dicoba. Cita rasa khas bumbu nusantara berpadu dengan kelembutan daging ayam panggang menjadikan setiap suapan begitu berkesan.*** (Fauza)





