Aswajanews – Bungkal, Ponorogo – Dalam rangka memeriahkan Hari Santri 2026, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Ancab Bungkal menggelar lomba makeup dan fashion show muslimah pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kegiatan ini digelar di Lantai 2 Kantor Terpadu MWCNU Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo.
Acara mengusung tema “Dengan Semangat Hari Santri Kita Tingkatkan Kreativitas, Kebersamaan dan Peran Perempuan dalam Membangun Negeri”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi kader Fatayat NU untuk mengembangkan kreativitas, mengasah keterampilan, sekaligus mempererat silaturahmi antarranting.
Sebanyak 24 peserta mengikuti lomba, terdiri dari 12 Makeup Artist (MUA) dan 12 model yang berasal dari 12 ranting Fatayat NU se-Kecamatan Bungkal. Para peserta menampilkan kemampuan merias wajah serta memadukan busana muslimah yang anggun, modis, dan tetap sesuai nilai kesopanan serta syariat Islam.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi kecantikan dan busana, tetapi juga sarana untuk menunjukkan bahwa perempuan muda Nahdlatul Ulama memiliki potensi besar di bidang seni dan kreativitas tanpa meninggalkan identitas muslimah.

Hasil Juara Lomba Makeup dan Fashion Show Muslimah Fatayat NU Bungkal
Setelah melalui penilaian dewan juri, berikut hasil kejuaraan lomba makeup dan fashion show muslimah Semarak Hari Santri 2026:
- Juara 1: Ranting Fatayat NU Kunti
- Juara 2: Ranting Fatayat NU Kalisat
- Juara 3: Ranting Fatayat NU Kwajon
Para pemenang mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan penampilan mereka. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi masing-masing ranting sekaligus motivasi bagi kader lain untuk terus mengembangkan potensi diri.
Pernyataan Ketua PAC Fatayat NU Ancab Bungkal
Ketua PAC Fatayat NU Ancab Bungkal, Luthfy Fadhilatun Nisa, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi Fatayat NU dalam menyemarakkan Hari Santri 2026 sekaligus memberikan ruang bagi kader untuk mengembangkan potensi.
Menurutnya, perempuan, khususnya kader Fatayat NU, perlu terus didorong agar semakin kreatif, percaya diri, dan mampu mengambil peran positif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan antarranting semakin kuat serta semangat berkarya dan berkontribusi terus tumbuh.
Kata Ketua Panitia: Ajang Kreativitas dan Kebersamaan
Ketua Panitia, Binti Asroriyah, S.Pd., menjelaskan bahwa lomba makeup dan fashion show ini dirancang sebagai ruang ekspresi bagi kader Fatayat NU. Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, melainkan sarana melatih kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa busana muslimah dapat tampil modis serta anggun tanpa meninggalkan nilai syariat.
Keterlibatan 12 ranting se-Kecamatan Bungkal menunjukkan semangat kebersamaan dan antusiasme kader dalam menyukseskan peringatan Hari Santri 2026.
Dalam penutup sambutannya, Binti Asroriyah membacakan pantun yang disambut meriah oleh peserta dan hadirin:
Tanam melati di halaman rumah,
Mekar indah harum baunya.
Fatayat cantik bukan hanya wajahnya,
tetapi juga mulia akhlak dan ilmunya.
Beli es teh di alun-alun,
Minumnya sambil menikmati senja.
Peserta Fatayat memang anggun,
modisnya dapat, syar’inya terjaga.
Pantun tersebut menegaskan bahwa kecantikan perempuan muslimah tidak hanya dari penampilan luar, tetapi juga dari kemuliaan akhlak, ilmu, dan ketaatan pada nilai agama.

Dukungan PC Fatayat NU Ponorogo
Kehadiran Sahabati Ratna Utami Nur Ajizah, M.Pd. yang mewakili Ketua PC Fatayat NU Ponorogo memberikan dukungan terhadap kegiatan PAC Fatayat NU Ancab Bungkal. Sambutan tersebut memperkuat semangat kader agar terus aktif mengembangkan kreativitas, mempererat solidaritas, dan meningkatkan peran perempuan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Merawat Tradisi, Mengembangkan Kreativitas
Penyelenggaraan lomba makeup dan fashion show muslimah ini menjadi bukti bahwa semangat Hari Santri dapat diwujudkan melalui kegiatan kreatif yang relevan dengan potensi generasi muda, khususnya perempuan.
Dengan mengedepankan kreativitas, kebersamaan, dan nilai-nilai keislaman, PAC Fatayat NU Ancab Bungkal berupaya menghadirkan kegiatan yang meriah sekaligus edukatif. Semangat Hari Santri 2026 diharapkan terus tumbuh dalam diri perempuan Nahdlatul Ulama untuk menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, dan siap berkontribusi membangun masyarakat serta negeri.
Fatayat NU: Perempuan Berdaya, Berkarya, dan Mengabdi untuk Negeri.
(Ady)





