AswajaNews – Harga komoditas telur ayam kampung di Provinsi Jawa Timur tercatat berada pada rata-rata Rp. 46.337 per kilogram per 14 Mei 2026, berdasarkan pemantauan sistem informasi harga pangan daerah. Data tersebut dihimpun dari 36 kabupaten/kota yang melaporkan harga dari total 38 daerah di Jawa Timur.
Berdasarkan data tersebut, Kabupaten Sidoarjo stagnan menempati posisi harga tertinggi dengan Rp. 64.500/kg, diikuti Kabupaten Pacitan dengan Rp62.000/kg. Perbedaan harga antar daerah di Jawa Timur terlihat cukup signifikan, menunjukkan variasi distribusi dan ketersediaan komoditas di masing-masing wilayah.
Sementara itu, sejumlah daerah lain juga mencatat harga telur ayam kampung relatif tinggi dibandingkan rata-rata provinsi. Berikut 10 daerah dengan harga telur ayam kampung tertinggi di Jawa Timur:
Kabupaten Sidoarjo – Rp. 64.500/kg
Kabupaten Pacitan – Rp. 62.000/kg
Kabupaten Situbondo – Rp. 61.666/kg
Kota Pasuruan – Rp. 59.000/kg
Kota Malang – Rp. 58.333/kg
Kabupaten Bangkalan – Rp. 55.000/kg
Kota Batu – Rp. 53.000/kg
Kota Probolinggo – Rp. 52.500/kg
Kabupaten Kediri – Rp. 50.000/kg
Kabupaten Bojonegoro – Rp. 50.000/kg
Adapun daerah dengan harga telur ayam kampung terendah tercatat berada di Kabupaten Magetan dengan kisaran Rp. 30.000/kg.
Sementara itu, diketahui bahwa harga komoditas telur ayam kampung di Kabupaten Ponorogo yakni Rp. 48.000/kg berada di atas rata-rata yang ditetapkan Provinsi.
Telur ayam kampung sendiri merupakan salah satu komoditas pangan yang memiliki permintaan stabil di masyarakat. Selain dikonsumsi sebagai bahan pangan sehari-hari, telur ayam kampung juga banyak digunakan untuk kebutuhan kuliner tradisional hingga keperluan kesehatan.
10 Daerah dengan Harga Telur Kampung Tertinggi di Jatim





