Kurangi Limbah, LPBI NU Ponorogo Buka Donasi Ban Mobil Bekas

AswajaNews – Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) Ponorogo membuka donasi ‘Sedekah Ban Mobil Bekas’ sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat sekaligus pelestarian lingkungan.

Donasi yang dibuka hingga 26 Mei 2026 tersebut diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi limbah ban sekaligus membuka peluang ekonomi untuk menghidupkan UMKM di Ponorogo.

Koordinator LPBI-NU Ponorogo, Khusnul Habib menjelaskan bahwa selain mengurangi limbah ban, juga diarahkan untuk menunjang penananam pohon.

“Program ini diawali dari kebutuhan dasar kegiatan penanaman pohon di pinggiran jalan, dimana itu membutuhkan pembatas/pot sebagai pengaman,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan ban sebagai pot dinilai kokoh sekaligus menambah estetika. Gagasan ini juga diakibatkan banyaknya ban bekas yang tidak terpakai dan menjadi sarang nyamuk sumber penyakit.

Oleh karena itu, pihaknya berencana memanfaatkan ban mobil bekas untuk beberapa solusi, diantaranya:

  1. Mengubah limbah ban menjadi pot tanaman dan berbagai kerajinan kreatif
  2. Menjadi media pelatihan kreativitas bagi UMKM lokal
  3. Mengurangi limbah ban yang sulit terurai di lingkungan
  4. Mendukung program pelestarian lingkungan yang dijalankan LPBI NU

“Ada beberapa tempat pengolahan ban bekas di Ponorogo yang akan kita ajak kerjasama untuk mengolah ban mobil bekas. Dan insyaAllah kita mulai eksekusi tanggal 28-30 Mei 2026 ini,” tambahnya.

Diketahui bahwa hingga hari ini, (14/05/2026), ban bekas yang telah terkumpul sebanyak 30 dari total kebutuhan berkisar 120 ban bekas.

Inisiatif tersebut dinilai relevan dengan kondisi pengelolaan sampah di Ponorogo yang masih menjadi tantangan. Terlebih volume sampah harian di Ponorogo diperkirakan mencapai sekitar 70–120 ton per hari, sehingga diperlukan berbagai inovasi pengurangan dan daur ulang sampah.

Melalui program donasi ban bekas ini, LPBI NU ingin mendorong kesadaran masyarakat bahwa limbah yang sering dianggap tidak berguna sebenarnya dapat diolah kembali menjadi barang bernilai ekonomi.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam program ini, donasi ban mobil bekas ukuran standar dapat dikirimkan ke Basecamp LPBI NU, tepatnya di Jl. Merapi No. 7, Ponorogo.

LPBI NU berharap gerakan ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara organisasi, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus membuka peluang ekonomi.

“Kami berharap program ini bisa membantu mengurangi limbah yang ada serta menjadi edukasi kepada masyarakat agar bisa memanfaatkan limbah yang ada di sekitar lingkungan,” harapnya. *** (Azza Fahreza)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D