AswajaNews – Tradisi bersih desa kembali berlangsung di sejumlah wilayah di Ponorogo pada Rabu, 6 Mei 2026. Tradisi yang telah lama mengakar dalam budaya masyarakat Jawa ini menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus doa bersama agar desa senantiasa diberi keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan.
Dalam pelaksanaannya, rangkaian bersih desa biasanya diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas, mulai dari kegiatan keagamaan, budaya, hingga sosial. Beberapa di antaranya seperti doa bersama, pengajian, kirab budaya, ziarah makam, hingga pertunjukan kesenian tradisional.
Pada hari ini, sejumlah desa di berbagai kecamatan di Ponorogo turut menggelar rangkaian kegiatan bersih desa dengan agenda yang telah disiapkan oleh panitia setempat.
Berikut beberapa kegiatan bersih desa yang berlangsung hari ini di wilayah Ponorogo:
1. Desa Candi – Kecamatan Mlarak
Kegiatan: Doa bersama sebagai pembuka rangkaian bersih desa bertajuk “Gelar Budaya” yang akan berlangsung hingga 9 Mei 2026.
2. Desa Kunti – Kecamatan Sampung
Kegiatan: Pertunjukan seni gajah Bledug Manggolo yang digelar di kediaman kamituwo pada malam hari pukul 19.30 WIB.
3. Desa Maguwan – Kecamatan Pulung
Kegiatan: Ziarah makam pada pukul 06.30 WIB sebagai rangkaian kedua bersih desa dengan tema “Nyawiji Nggayuh Lestari.”
4. Desa Trisono – Kecamatan Babadan
Kegiatan: Pengajian bersama Ustadzah Hj. Kharisma Yogi yang dimeriahkan dengan penampilan hadroh Wisang Geni.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa tradisi bersih desa tidak sekadar menjadi warisan budaya yang turun-temurun, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan warga serta menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah masyarakat.
Melalui berbagai kegiatan yang digelar, masyarakat diharapkan dapat turut hadir dan berpartisipasi sehingga tradisi bersih desa tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Ponorogo.
Hari Ini, Sejumlah Desa di Ponorogo Gelar Rangkaian Bersih Desa





