Pemerintah Larang KBIHU Tarik Biaya Tambahan dari Jemaah Haji, Pengawasan Diperketat

AswajaNews – Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah menegaskan larangan bagi Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) untuk menarik biaya tambahan dari jemaah haji di luar ketentuan resmi. Larangan ini disampaikan sebagai upaya melindungi jemaah dari praktik pungutan tidak sah selama penyelenggaraan ibadah haji.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, mengatakan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum yang membebankan pungutan tambahan kepada jemaah. Menurutnya, seluruh biaya resmi haji telah diatur melalui mekanisme yang jelas dan transparan.

“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” kata Maria dalam keterangan resmi, Minggu, 26 April 2026.

Penegasan tersebut disampaikan di tengah mulai bergeraknya keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Arab Saudi. Berdasarkan data per 24 April 2026, sebanyak 56 kelompok terbang atau kloter dengan total 22.051 jemaah telah diberangkatkan. Dari jumlah itu, 17.747 jemaah yang tergabung dalam 45 kloter telah tiba di Madinah.

Pemerintah meminta jemaah lebih waspada apabila ada pihak yang meminta pembayaran tambahan tanpa dasar hukum yang jelas. Jemaah juga diimbau memastikan setiap informasi terkait biaya, layanan, dan fasilitas haji berasal dari kanal resmi pemerintah atau petugas yang berwenang.

Selain memperingatkan KBIHU, Kementerian Haji dan Umrah juga membuka ruang pengaduan bagi jemaah yang menemukan dugaan pelanggaran di lapangan. Langkah ini dilakukan agar pelayanan haji tetap berjalan sesuai standar dan hak jemaah dapat terlindungi.

Di sisi lain, pemerintah turut mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci, terutama di Madinah yang memiliki suhu udara cukup tinggi. Jemaah diminta memperbanyak minum air putih, menggunakan pelindung kepala, mengenakan pakaian yang nyaman, serta mengatur waktu istirahat.

Maria juga mengimbau jemaah agar tidak memaksakan diri melakukan aktivitas ibadah sunnah secara berlebihan. Menurutnya, menjaga stamina menjadi hal penting agar jemaah dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap pelaksanaan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan bebas dari pungutan liar. Perlindungan terhadap jemaah menjadi prioritas agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa terbebani biaya tambahan di luar ketentuan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D