AswajaNews – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kabupaten Ponorogo mengalami penurunan setelah sempat stagnan selama periode Lebaran sejak 16 Maret 2026. Data tersebut dihimpun dari sistem Siskaperbapo Jatimprov pada pemantauan harga terbaru hari ini.
Berdasarkan data tersebut, harga cabai rawit merah di Ponorogo turun dari Rp70.000 menjadi Rp62.000 per kilogram, atau berkurang Rp8.000 (11,43 persen).
Selain cabai rawit merah, dua jenis cabai lainnya juga mengalami penurunan cukup tajam. Cabai merah keriting turun dari Rp37.000 menjadi Rp28.000 per kilogram atau berkurang Rp9.000 (24,32 persen), sedangkan cabai merah besar turun dari Rp37.000 menjadi Rp27.000 per kilogram, atau turun Rp10.000 (27,03 persen).
Sementara itu, komoditas bawang merah juga mengalami penurunan harga. Harga bawang merah di Ponorogo tercatat turun dari Rp36.500 menjadi Rp34.500 per kilogram, atau berkurang Rp2.000 (5,48 persen).
Secara regional, harga cabai rawit merah di Jawa Timur saat ini memiliki rata-rata Rp69.579 per kilogram. Harga tertinggi tercatat di Kabupaten Lumajang sebesar Rp96.666, sedangkan harga terendah berada di Kota Mojokerto sebesar Rp56.500 per kilogram.
Untuk komoditas bawang merah, rata-rata harga di Jawa Timur berada di angka Rp36.183 per kilogram. Harga tertinggi tercatat di Kabupaten Pamekasan sebesar Rp45.000, sementara harga terendah berada di Kabupaten Probolinggo sebesar Rp30.000 per kilogram.
Perubahan harga ini menjadi penyesuaian pertama setelah pasar relatif stabil selama masa Lebaran. Penurunan pada beberapa komoditas tersebut menunjukkan adanya pergerakan pasokan dan permintaan di pasar pasca periode libur panjang.





