AswajaNews – Harga cabai rawit merah di Jawa Timur mengalami lonjakan ekstrem. Berdasarkan data Siskaperbapo.jatimprov.go.id per 17 Maret 2026 pukul 14.19 WIB, Kabupaten Sidoarjo kini menempati posisi tertinggi dengan harga mencapai Rp. 495.000 per kilogram.
Lonjakan ini sekaligus menggeser Kabupaten Lumajang yang pada hari sebelumnya berada di posisi tertinggi dengan kisaran harga sekitar Rp. 106 ribu per kilogram. Kenaikan drastis di Sidoarjo membuat selisih harga antar daerah menjadi sangat mencolok.
Di posisi kedua, Kabupaten Banyuwangi tercatat dengan harga Rp. 117.000 per kilogram, terpaut sangat jauh dari Sidoarjo. Perbedaan ini menunjukkan adanya anomali harga atau tekanan pasokan yang signifikan di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, dari 38 kabupaten/kota yang melaporkan data, rata-rata harga cabai rawit merah di Jawa Timur berada di angka Rp. 99.820 per kilogram. Sementara itu, harga terendah tercatat di Kabupaten Ponorogo sebesar Rp. 70.000 per kilogram.
Lonjakan tajam di Sidoarjo ini menegaskan bahwa cabai rawit merah masih menjadi komoditas paling fluktuatif, terutama menjelang Idulfitri. Perbedaan harga yang sangat lebar antar daerah menjadi perhatian dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Jawa Timur.
Cabai Rawit Sidoarjo Tembus Hampir Setengah Juta, Ponorogo Terendah!





