AswajaNews – Pemerintah Malaysia kembali membuka pintu lebar bagi akademisi dan mahasiswa berprestasi asal Indonesia melalui program Malaysia International Scholarship (MIS) 2026. Beasiswa bergengsi ini dirancang khusus untuk menarik talenta global, khususnya dari kawasan ASEAN, guna menempuh studi lanjut di universitas-universitas terkemuka di Malaysia.
Program ini tidak hanya menawarkan pembebasan biaya kuliah sepenuhnya, tetapi juga dukungan finansial yang kompetitif bagi mahasiswa jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3).
Penerima beasiswa MIS akan mendapatkan berbagai fasilitas yang mendukung fokus akademik mereka tanpa terbebani masalah finansial, di antaranya:
- Bebas Biaya Kuliah: Pembiayaan penuh (fully funded) di universitas tujuan di Malaysia.
- Tunjangan Hidup Bulanan: Uang saku sebesar RM 1.500 per bulan. Jika dikonversikan ke dalam Rupiah, jumlah ini mencapai sekitar Rp6,4 juta per bulan—angka yang sangat mencukupi untuk biaya hidup mahasiswa di Malaysia.
Bagi mahasiswa Indonesia, melanjutkan studi ke Malaysia menawarkan keuntungan ganda. Selain jarak yang dekat secara geografis, lingkungan akademiknya sudah bertaraf internasional dengan pengantar bahasa Inggris. Kerjasama yang erat antara kampus-kampus di Malaysia dengan universitas top dunia juga menjadi nilai tambah bagi portofolio lulusannya.
Persyaratan dan Dokumen Penting
Untuk mengamankan kursi di program MIS 2026, calon pendaftar harus mempersiapkan diri dengan kriteria dan dokumen berikut:
- Persyaratan Umum: Warga negara Indonesia, memiliki latar belakang akademik yang impresif, serta memenuhi kriteria penerimaan di universitas tujuan di Malaysia.
- Dokumen Wajib: Salinan Paspor dan CV terbaru.
- Transkrip nilai akademik yang telah dilegalisir.
- Sertifikat kemampuan bahasa Inggris (TOEFL/IELTS).
- Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan.
- Dua buah surat rekomendasi.
- Proposal Penelitian: Khusus bagi calon mahasiswa S3, wajib menyusun proposal penelitian minimal 1.000 kata.
Seluruh proses aplikasi dilakukan secara daring melalui portal resmi Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia. Calon pendaftar disarankan untuk meninjau kembali kecocokan program studi mereka dengan daftar universitas yang bermitra dalam program ini.***





