AswajaNews – Geliat mobilitas masyarakat di Jawa Timur menunjukkan tren yang signifikan menjelang penghujung tahun 2025. Berdasarkan data terbaru, sektor transportasi darat, khususnya kereta api, menjadi primadona utama bagi masyarakat yang berkunjung maupun bepergian di wilayah Jawa Timur selama bulan Desember.
Berikut adalah rincian capaian jumlah penumpang di berbagai lini transportasi utama:
Kereta Api Menjadi Primadona
Peningkatan paling mencolok terlihat pada moda transportasi kereta api. Tercatat sebanyak 2,68 juta orang menggunakan layanan stasiun-stasiun yang tersebar di Jawa Timur sepanjang Desember 2025.
Angka ini menegaskan bahwa kereta api masih menjadi pilihan favorit masyarakat untuk perjalanan jarak menengah hingga jauh karena faktor ketepatan waktu dan kenyamanan.
Arus Transportasi Udara (Domestik)
Di sektor penerbangan, jumlah kedatangan penumpang pesawat udara domestik yang mendarat di bandara-bandara Jawa Timur (seperti Juanda di Sidoarjo dan Abdul Rachman Saleh di Malang) mencapai 531,01 ribu orang.
Mobilitas udara ini mencerminkan tingginya minat wisatawan nusantara dan pelaku bisnis yang masuk ke Jawa Timur di musim libur akhir tahun.
Transportasi Laut Tetap Stabil
Sementara itu, jalur laut juga memberikan kontribusi penting dalam konektivitas antar-pulau. Jumlah kedatangan penumpang angkutan laut dalam negeri ke pelabuhan-pelabuhan di Jawa Timur tercatat sebanyak 99,07 ribu orang pada periode yang sama.
Data ini menunjukkan bahwa integrasi moda transportasi di Jawa Timur berjalan cukup masif untuk menampung lonjakan penumpang di masa peak season. Secara keseluruhan, konektivitas darat masih memegang kendali utama dalam pergerakan massa di provinsi ini.***




