Aswajanews – Bungkal – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kec. Bungkal terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital organisasi. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digdaya NU yang digelar pada Jum’at, 8 Mei 2026, bertempat di Kantor Terpadu lantai 2 MWCNU Kec. Bungkal.

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal penting karena MWCNU Kec. Bungkal ditunjuk sebagai pilot project penerapan aplikasi Digdaya NU di wilayah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama. Bimtek dilaksanakan oleh Tim Admin Digdaya PCNU sebagai upaya memperkuat tata kelola organisasi berbasis digital di tingkat kecamatan.
Digdaya NU sendiri hadir sebagai “kantor digital” bagi pengurus MWC. Melalui aplikasi ini, berbagai kebutuhan administrasi organisasi dapat dikelola secara terintegrasi, mulai dari pemetaan potensi warga, rekomendasi SK ranting, pelaporan kegiatan, hingga inventarisasi masjid dan madrasah.

Sistem ini diharapkan mampu menghadirkan pengelolaan organisasi yang lebih cepat, rapi, akurat, dan paperless.Ketua MWCNU Kec. Bungkal, Lukmanul dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan organisasi di era saat ini. Ia berharap Digdaya NU dapat menjadi sarana untuk memperkuat pelayanan organisasi sekaligus mempermudah pengurus dalam menjalankan administrasi jam’iyah.
“Digitalisasi ini bukan sekadar mengikuti perkembangan zaman, tetapi menjadi langkah nyata agar tata kelola organisasi semakin tertib, efektif, dan profesional. Kami berharap seluruh pengurus bisa bersama-sama belajar dan membiasakan penggunaan Digdaya dalam aktivitas organisasi sehari-hari,” ujarnya.Sementara itu, Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, H. Agus Nasruddin, ST., yang sekaligus membuka kegiatan bimtek menegaskan pentingnya satu data organisasi sebagai pondasi penguatan jam’iyah ke depan.

Menurutnya, Digdaya NU menjadi instrumen penting dalam membangun sistem organisasi yang lebih terukur, transparan, dan terintegrasi mulai dari tingkat ranting hingga cabang.“Ke depan, organisasi tidak bisa lagi berjalan dengan pola administrasi yang tercecer dan manual. Digdaya NU hadir untuk menyatukan data, mempercepat koordinasi, serta mempermudah pengambilan kebijakan organisasi secara lebih akurat,” ungkapnya saat membuka kegiatan.
Melalui bimtek tersebut, para peserta mendapatkan pendampingan langsung terkait penggunaan aplikasi Digdaya NU oleh Tim Admin Digdaya PCNU.Dengan Digdaya NU kita mampu Konsolidasikan Data dan Gerak Organisasi dalam Satu Sistem.Pelatihan ini, diharapkan seluruh pengurus MWCNU Kec. Bungkal mampu mengimplementasikan sistem digital secara optimal dan menjadi contoh bagi MWC lain di Kabupaten Ponorogo. ***(Ady)





