Belajar Menjadi Bagian dari Masyarakat, KPM 2026 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo Dimulai dari Desa Karangan

Aswajanews — Pagi baru saja beranjak ketika halaman Balai Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Kabupaten Ponorogo, mulai dipenuhi mahasiswa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat. Suasana hangat dan penuh harapan mengiringi pembukaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) 2026 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Kamis (9/7/2026). Selama beberapa pekan ke depan, tepatnya 40 hari kedepan desa ini bukan sekadar menjadi lokasi pengabdian, melainkan ruang belajar yang mempertemukan dunia akademik dengan realitas kehidupan masyarakat.

Desa Karangan tahun ini menjadi tempat pengabdian bagi dua kelompok KPM, yakni Kelompok 03 dan Kelompok 04, dengan jumlah keseluruhan 30 mahasiswa. Kelompok 03 didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Agus Setyawan, sedangkan Kelompok 04 dibimbing Dr. H. Suad Fikriawan.

Prosesi pembukaan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.30 WIB dihadiri Kepala Desa Karangan Pujianto, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, para kepala dusun, ketua RT, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KPM.

Dalam sambutannya, Dr. H. Suad Fikriawan mengingatkan bahwa hakikat KPM bukanlah sekadar memenuhi kewajiban akademik atau menjalankan program kerja yang telah disusun. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut membangun empati, memahami karakter masyarakat, dan belajar menjadi bagian dari kehidupan sosial desa.

“Kami menitipkan para mahasiswa kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat Desa Karangan. Jadikan momentum ini sebagai kesempatan untuk belajar hidup bermasyarakat. Dengarkan masyarakat, pahami kebutuhannya, lalu hadir sebagai mitra yang mampu memberi manfaat,” ujarnya.

Pesan tersebut mencerminkan esensi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berbekal kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kemampuan berkolaborasi, serta karakter kepemimpinan yang tumbuh dari pengalaman hidup bersama masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Karangan, Pujianto, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang kembali menjadikan desanya sebagai lokasi KPM. Menurut dia, kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa merupakan modal penting untuk mempercepat pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KPM. Ini bukan hanya kegiatan kampus, tetapi bentuk kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah desa. Kami berharap mahasiswa dapat beradaptasi dengan masyarakat, berbagi pengetahuan, sekaligus memperoleh pengalaman berharga selama berada di Desa Karangan,” katanya.

Menghidupkan Ekoteologi di Tingkat Desa

Pelaksanaan KPM 2026 mengangkat tema Ekoteologi, sebuah pendekatan yang belakangan menjadi perhatian Kementerian Agama RI dalam membangun kesadaran ekologis berbasis nilai-nilai agama. Gagasan ini berpijak pada pandangan bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab spiritual manusia sebagai khalifah di bumi.

Dalam konteks tersebut, pengabdian masyarakat tidak hanya dipahami sebagai upaya membantu menyelesaikan persoalan sosial dan ekonomi desa, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Tema tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, hingga penguatan perilaku hidup yang selaras dengan keberlanjutan lingkungan. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan gagasan-gagasan sederhana namun aplikatif yang dapat dikembangkan bersama masyarakat.

Pada akhirnya, KPM bukan semata-mata tentang mahasiswa yang datang membawa program. Yang jauh lebih penting adalah terbangunnya dialog, kepercayaan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat desa. Dari ruang-ruang sederhana itulah pengabdian memperoleh makna, sekaligus mempertegas peran kampus sebagai mitra pembangunan yang tidak hanya mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi juga ikut merawat bumi dan kehidupan bersama.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D