PKD GP Ansor Sukorejo Lahirkan 28 Kader Baru, Penyerahan Bibit Maknai Awal Pengabdian

AswajaNews — Sebanyak 28 peserta Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Sukorejo resmi dibaiat sebagai kader Gerakan Pemuda Ansor pada Ahad (5/7/2026). Prosesi pembaiatan berlangsung khidmat di halaman SD Negeri Sragi, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo.

Pembaiatan menjadi puncak rangkaian kaderisasi yang telah diikuti para peserta. Dengan mengucapkan ikrar di hadapan para kiai dan pengurus, para peserta resmi menjadi bagian dari keluarga besar GP Ansor yang berkomitmen mengamalkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua PC GP Ansor Ponorogo, Sahabat Fakaruzzaman Hidayatullah, menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan proses menyiapkan generasi penerus organisasi yang memiliki komitmen terhadap khidmah, keumatan, dan kebangsaan.

Pada kesempatan tersebut, PC GP Ansor Ponorogo menyerahkan bibit tanaman secara simbolis kepada peserta PKD melalui Departemen Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan. Menurut Fakaruzzaman, bibit yang diberikan bukan sekadar untuk mendukung penghijauan dan ketahanan pangan, tetapi juga mengandung makna filosofis tentang proses kaderisasi.

“Bibit ini bukan hanya simbol kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi simbol awal kaderisasi. Sebagaimana bibit yang dirawat hingga tumbuh besar, kami berharap kader-kader PKD Sukorejo juga tumbuh menjadi kader yang kuat, berilmu, berakhlak, dan membawa kemaslahatan bagi umat, organisasi, serta bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari ikhtiar merawat ciptaan Allah SWT sekaligus wujud nyata pengabdian kader Ansor kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Sukorejo, Sahabat Ibnu Mahaka, Ketua Tanfidziyah  Ranting NU Sragi Kecamatan Sukorejo, Bapak Qodir, yang mewakili Ketua MWCNU, serta Rais Syuriah Ranting NU Sragi Kecamatan Sukorejo, Kiai Sarengat.

Dalam tausiyahnya, Kiai Sarengat mengajak para kader baru untuk menjadikan khidmah sebagai orientasi utama dalam berorganisasi. Menurutnya, keikhlasan merupakan fondasi utama dalam mengabdi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

“Khidmah adalah kehormatan. Keikhlasan adalah kekuatan. Menghidupi NU adalah jalan pengabdian untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan,” pesan Kiai Sarengat.

PKD merupakan jenjang kaderisasi formal pertama di GP Ansor yang bertujuan membentuk kader berkarakter, memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, memiliki wawasan kebangsaan, serta siap mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PAC GP Ansor Sukorejo bersama PC GP Ansor Ponorogo berharap lahir kader-kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menjaga persatuan, memperkuat tradisi keislaman ala Nahdlatul Ulama, serta berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan penguatan ketahanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D