AswajaNews — Kota Batu dikenal sebagai salah satu daerah di Malang Raya yang memiliki daya tarik alam pegunungan. Namun, di balik wajahnya sebagai kota wisata, Batu juga menyimpan jejak sejarah yang dapat dikaitkan dengan masa klasik dan masa kolonial.
Kota Batu memiliki posisi penting karena berada di kawasan pegunungan yang sejak lama menjadi ruang hidup, jalur perlintasan, sekaligus tempat peristirahatan. Sejarah daerah ini tidak hanya dapat dibaca dari pemandangan alamnya, tetapi juga dari peninggalan klasik seperti Candi Songgoriti dan memori kawasan peristirahatan pada masa kolonial.
Jejak Klasik di Kawasan Malang Raya
Dalam peta sejarah Malang Raya, Kota Batu dapat dikaitkan dengan peninggalan masa Hindu-Buddha. Salah satu contoh yang sering disebut adalah Candi Songgoriti, sebuah peninggalan klasik yang menjadi penanda bahwa kawasan Batu telah dikenal sejak masa lampau.
Keberadaan Candi Songgoriti memperlihatkan bahwa wilayah Batu bukan sekadar kawasan pegunungan biasa. Daerah ini menyimpan memori sejarah yang lebih tua, ketika kawasan Malang Raya menjadi bagian dari perkembangan kebudayaan klasik di Jawa Timur.
Selain candi, posisi Batu sebagai jalur pegunungan juga memberi nilai historis tersendiri. Kawasan pegunungan sering menjadi ruang penghubung antardaerah, tempat singgah, sekaligus bagian dari lanskap budaya masyarakat masa lalu.
Kawasan Peristirahatan Kolonial
Pada masa kolonial, Kota Batu dapat dikaitkan dengan perkembangan kawasan peristirahatan. Udaranya yang sejuk dan letaknya di dataran tinggi membuat wilayah ini dikenal sebagai tempat yang cocok untuk beristirahat dari hiruk-pikuk kota.
Citra Batu sebagai kawasan peristirahatan kolonial menjadi salah satu lapisan penting dalam sejarah daerah ini. Dari masa ke masa, identitas Batu sebagai wilayah berhawa sejuk terus melekat, hingga kemudian berkembang menjadi salah satu kota wisata di Jawa Timur.
Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa sejarah Kota Batu tidak hanya berada pada peninggalan fisik seperti candi, tetapi juga pada fungsi wilayahnya. Batu pernah dikenal sebagai kawasan yang memiliki nilai strategis karena alam, jalur pegunungan, dan suasana peristirahatannya.***





