WHO Resmi Setujui Coartem Baby, Obat Malaria Pertama untuk Bayi Baru Lahir

AswajaNews – World Health Organization atau WHO resmi menyetujui penggunaan Coartem Baby sebagai obat malaria pertama yang dirancang khusus untuk bayi baru lahir. Persetujuan tersebut menjadi tonggak penting dalam dunia kesehatan global, terutama untuk penanganan malaria pada bayi dengan berat badan rendah.

Selama ini, bayi baru lahir yang terinfeksi malaria belum memiliki obat dengan formulasi khusus yang benar-benar aman. Tenaga medis di berbagai negara endemik malaria kerap menggunakan obat anak dengan dosis yang disesuaikan secara manual.

Kondisi itu dinilai berisiko karena tubuh bayi sangat sensitif terhadap kandungan obat. Kesalahan dosis dapat memicu efek samping serius hingga gangguan kesehatan lain pada bayi usia dini.

Coartem Baby dikembangkan oleh Novartis bersama organisasi Medicines for Malaria Venture atau MMV. Obat tersebut diformulasikan khusus bagi bayi dengan berat badan antara 2 hingga 5 kilogram.

Pengobatan ini menggunakan kombinasi artemether dan lumefantrine yang selama ini dikenal efektif melawan malaria. Namun pada versi terbaru, kandungan dan dosisnya disesuaikan agar lebih aman untuk bayi baru lahir.

WHO menilai kehadiran Coartem Baby dapat membantu menekan angka kematian akibat malaria pada kelompok usia paling rentan. Data WHO mencatat sekitar 610 ribu orang meninggal akibat malaria sepanjang 2024 dan mayoritas korban berasal dari Afrika sub-Sahara.

Selain aman, obat ini juga dirancang lebih mudah dikonsumsi bayi. Formulanya dapat larut dalam cairan termasuk ASI, sehingga memudahkan proses pemberian obat saat pengobatan berlangsung.

Menariknya, Coartem Baby dibuat dengan rasa ceri manis agar bayi lebih mudah menerima obat. Inovasi tersebut dinilai penting karena pemberian obat pada bayi sering menjadi tantangan di berbagai fasilitas kesehatan.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebut dunia kini mulai melihat kemajuan besar dalam upaya melawan malaria. Distribusi awal Coartem Baby telah dimulai di Ghana dan diharapkan mampu membantu menurunkan angka kematian bayi akibat malaria di negara-negara endemik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D