AswajaNews – Berdasarkan pantauan Harga Rata-Rata Kabupaten Ponorogo di Tingkat Konsumen pada Sabtu, (22/02/2026) pukul 14.51 WIB melalui Siskaperbapo.jatimprov.go.id, sejumlah komoditas kebutuhan pokok di wilayah Ponorogo mengalami kenaikan harga.
Komoditas yang mengalami lonjakan paling signifikan adalah cabai rawit merah. Harga cabai rawit merah di Ponorogo tercatat menembus Rp120.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya sebesar Rp97.500 per kilogram.
Selain itu, harga cabai merah keriting juga mengalami kenaikan dari Rp38.000 menjadi Rp39.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah turut meningkat dari Rp36.000 menjadi Rp38.000 per kilogram.
Berdasarkan data harga komoditas cabai rawit merah tingkat Provinsi Jawa Timur per 22 Februari 2026 pukul 14.55 WIB, dari 38 kabupaten/kota yang masuk dalam sistem, tercatat harga rata-rata Jawa Timur berada di angka Rp107.804 per kilogram.
Lonjakan harga paling tinggi tercatat di Kabupaten Jombang yang mencapai Rp440.000 per kilogram, sementara harga rata-rata terendah berada di Kabupaten Probolinggo sebesar Rp81.666 per kilogram.
Dalam pemetaan harga tersebut, Kabupaten Ponorogo menempati posisi kedua tertinggi di Jawa Timur, menyusul Kabupaten Ngawi, serta berada di posisi yang sama dengan Kabupaten Tuban.
Kondisi ini menunjukkan bahwa harga cabai rawit merah di Ponorogo tergolong tinggi dibandingkan daerah lain di Jawa Timur. Kenaikan tersebut diduga dipengaruhi oleh faktor cuaca, pasokan yang terbatas, serta meningkatnya permintaan masyarakat.
Pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja di tengah fluktuasi harga pangan yang terjadi.
Harga Cabai Rawit Merah di Ponorogo Tembus Rp120 Ribu per Kilogram, Tertinggi Kedua di Jawa Timur





