AswajaNews – Dalam rangka menghidupkan tradisi keilmuan pesantren di bulan suci Ramadhan, setidaknya 6 Pimpinan Ranting (PR) IPNU IPPNU di Kecamatan Babadan menggelar program bertajuk ‘Pelajar Ngaos Bulan Ramadhan’.
Program ini diisi dengan kegiatan ngaji kitab rutin yang berlangsung sepanjang bulan Ramadhan di masing-masing ranting tersebut. Para pelajar NU mengikuti kajian kitab klasik yang dipandu oleh para ustadz dan tokoh agama setempat.
Di Ranting Babadan, pengajian dilaksanakan setiap Minggu hingga Jumat pukul 16.30 WIB dengan mengkaji kitab Matan Bidayatul Hidayah bersama Gus Ahmad Shobaqi di Masjid Darul Muttaqin Karangtalok. Sementara itu, Ranting Kadipaten menggelar kajian kitab Riyadhus Shalihin setiap malam pukul 20.00–21.00 WIB di PP Darul Ma’arif Juranggandul.
Selain itu, Ranting Pondok mengadakan ta’lim kitab Ta’lim Muta’allim setiap sore di Kantor NU Desa Pondok, sedangkan Ranting Lembah mengisi waktu ba’da tarawih pada hari Selasa dan Kamis dengan kajian kitab Safinatun Naja di Mushola Darul Iqror.
Adapun Ranting Polorejo juga rutin menggelar ngaji kitab Arba’in Nawawi setiap malam ba’da tarawih di Masjid Nur Kholis. Sementara Ranting Sukosari melaksanakan kajian kitab Lubabul Hadits pada hari Ahad hingga Rabu di Rumah Ustadz Muhyar.
Nabila al Humaidini, Wakil Ketua Hubungan Pesantren dan Sosial Kemasyarakatan PC IPPNU Ponorogo turut mengapresiasi kegiatan tersebut.
Nabila menyampaikan bahwa harapan adanya program ini dapat memperkuat pemahaman keislaman pelajar serta membangun karakter santri di lingkungan IPNU-IPPNU.
“Di tengah arus digital dan budaya instan, IPNU-IPPNU hadir dan konsisten untuk memastikan bahwa tradisi ngaji kitab, tradisi keilmuan pesantren tetap hidup di kalangan pelajar. Ini adalah warisan ulama yang harus terus kita rawat,” ujarnya.
Program Pelajar Ngaos Bulan Ramadhan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan orang tua. Selain menjadi sarana peningkatan spiritualitas, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antar pelajar NU di wilayah Babadan.
Dengan adanya agenda rutin ini, IPNU-IPPNU Babadan berharap dapat terus melahirkan kader-kader pelajar yang religius, berilmu, dan siap berkontribusi bagi umat serta bangsa.





