AswajaNews – Majelis Biajmala Dzikro kembali menggelar rangkaian safari sholawat bersama Gus Ulil sepanjang bulan Februari 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di berbagai daerah di Ponorogo, Madiun, hingga Magetan, sebagai bagian dari ikhtiar memperluas syiar dzikir dan sholawat di tengah masyarakat.
Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis panitia, agenda dimulai pada Rabu, 4 Februari 2026 di Maospati, Magetan. Selanjutnya pada 5 Februari bertempat di SMPN 1 Babadan, Ponorogo. Rangkaian berlanjut pada 6 Februari di Gelanglor, Sukorejo, Ponorogo, dan 7 Februari di Glonggong, Dolopo, Madiun.
Pada Ahad, 8 Februari 2026, kegiatan akan digelar dua sesi, yakni pagi hari (internal) di Gistajaya, Sumoroto, Ponorogo dan malam harinya di Ngrawan, Dolopo, Madiun. Kemudian pada Rabu, 11 Februari, Gus Ulil bersama Gus Robith akan mengisi Rutinan Badruttamam di Wates, Jenangan. Rangkaian dilanjutkan Sabtu, 14 Februari di Joglo Paringan, Jenangan, serta ditutup pada Ahad, 15 Februari 2026 di Keniten, Kabupaten Ponorogo.
Sholawat sebagai Penguat Spiritualitas dan Persatuan
Fenomena majelis sholawat yang semakin diminati masyarakat bukanlah hal baru. Sejumlah pemberitaan media nasional sebelumnya menyebutkan bahwa gerakan sholawat di berbagai daerah menjadi ruang spiritual yang menenangkan sekaligus mempererat ukhuwah. Majelis-majelis dzikir dinilai mampu menghadirkan suasana religius yang sejuk, terutama di tengah dinamika sosial yang kompleks.
Dalam berbagai kesempatan, Gus Ulil kerap menegaskan bahwa sholawat bukan sekadar lantunan pujian, melainkan jalan untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Rasulullah.
Sholawat, menurutnya, adalah sarana memperbaiki akhlak dan memperkuat kecintaan umat kepada Nabi Muhammad sebagai teladan kehidupan.
Sebagaimana banyak disampaikan dalam kajian-kajian ulama, dzikir dan sholawat memiliki dimensi spiritual yang mendalam, menghadirkan ketenangan batin, memperkuat optimisme, serta membangun karakter masyarakat yang lebih santun dan religius. Tidak heran jika majelis-majelis seperti Biajmala Dzikro terus mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.
Komitmen Dakwah yang Berkelanjutan
Safari Februari 2026 ini menjadi bagian dari komitmen Majelis Biajmala Dzikro untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai agenda rutin, tetapi juga sebagai gerakan dakwah kultural yang membumi dan menyentuh berbagai lapisan.
Diharapkan rangkaian sholawat ini menjadi momentum memperkuat iman, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah.





