Aswajanews – Ponorogo, Sabtu (31/1/2026) – Rumah Sakit (RS) Muslimat Ponorogo menggelar soft opening Gedung Poli Gus Dur lantai 2 yang dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial kesehatan bagi masyarakat, Sabtu (31/1). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-100 Nahdlatul Ulama (NU), sebagai wujud nyata pengabdian organisasi keagamaan tersebut di bidang pelayanan kesehatan.
Acara berlangsung khidmat dan sederhana dengan dihadiri jajaran direksi rumah sakit, tenaga medis, pengurus Muslimat NU, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Peresmian ditandai dengan doa bersama, pemotongan pita, peninjauan fasilitas gedung baru, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
Gedung Poli Gus Dur lantai 2 dibangun untuk meningkatkan kapasitas layanan rawat jalan sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi pasien. Penamaan “Gus Dur” diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap KH. Abdurrahman Wahid, tokoh bangsa sekaligus figur NU yang dikenal dengan nilai kemanusiaan, toleransi, dan keberpihakan kepada masyarakat kecil.
Direktur RS Muslimat Ponorogo dr. Hj. Andy Nurdiana, DQ, M.Kes dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan fasilitas ini merupakan langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat mutu pelayanan kesehatan yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Gedung Poli Gus Dur ini kami hadirkan untuk meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses kesehatan, serta memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien. Semangat Gus Dur mengajarkan kita untuk melayani tanpa membeda-bedakan, dan nilai itu yang kami pegang dalam pelayanan di RS Muslimat,” ujarnya.
Selain peresmian gedung, kegiatan bakti sosial turut dilaksanakan melalui pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter, cek tekanan darah dan gula darah, serta pembagian obat dan vitamin gratis bagi warga kurang mampu. Ratusan masyarakat tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut.
Menurut Direktur RS Muslimat Ponorogo, momentum HUT ke-100 NU menjadi pengingat bahwa lembaga kesehatan milik Muslimat NU harus terus hadir memberi manfaat sosial.
“Kami berharap keberadaan Gedung Poli Gus Dur lantai 2 ini dapat semakin mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dan meningkatkan derajat kesehatan warga Ponorogo. Semoga fasilitas ini menjadi ikhtiar kebermanfaatan dan pengabdian kami kepada umat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pengurus Muslimat NU, para tenaga medis, donatur, relawan, dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Dukungan bersama inilah yang membuat program sosial dan pengembangan layanan rumah sakit dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Melalui soft opening dan bakti sosial ini, RS Muslimat Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan fasilitas kesehatan yang berkualitas sekaligus memperkuat nilai pengabdian sosial, sejalan dengan semangat satu abad NU untuk kemaslahatan umat. (ais)





