AswajaNews – Patung Buddha tidur raksasa yang berada di Maha Vihara Majapahit menjadi salah satu ikon wisata religi terpopuler di Jawa Timur.
Patung ini memiliki panjang sekitar 22 meter, lebar 6 meter, dan tinggi 4,5 meter, menjadikannya yang terbesar di Indonesia dan ketiga terbesar di kawasan Asia Tenggara. Ukuran fenomenal ini bahkan tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Terletak di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, patung ini berdiri megah di tengah kompleks vihara yang sarat nilai spiritual dan sejarah.
Maha Vihara Majapahit sendiri mulai dibangun pada akhir 1980‑an, sedangkan patung Buddha tidur baru selesai dibangun pada tahun 1993.
Patung yang melambangkan parinirvana — momen terakhir sebelum Buddha mencapai nirwana — dilapisi warna emas yang mencolok, menambah kesan agung dan elegan saat dilihat dari kejauhan.
Selain menjadi objek wisata religi, patung ini juga menjadi tempat favorit wisatawan untuk belajar tentang ajaran Buddha dan sejarah Kerajaan Majapahit yang pernah berjaya di wilayah ini. Banyak pengunjung datang bukan hanya saat perayaan Waisak, tetapi juga sepanjang tahun untuk berfoto dan menikmati suasana damai vihara.
Tak hanya itu, area di sekitar patung dilengkapi dengan relief yang menggambarkan perjalanan hidup Siddharta Gautama serta ajaran dharma, memberikan nilai edukatif bagi pengunjung dari semua usia.
Menjelang perayaan Hari Raya Waisak, umat Buddha di vihara ini rutin mengadakan tradisi memandikan patung Buddha tidur sebagai simbol pembersihan batin dan persiapan spiritual menyambut hari suci tersebut. Proses ini kerap menarik perhatian media dan wisatawan dari berbagai daerah.***





