Aswajanews – Sabtu — Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Al Muwahiddin, Kelurahan Beduri, Kecamatan Ponorogo, berlangsung khidmat pada Sabtu (21/3/2026) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan mengikuti ketetapan pemerintah, dengan dihadiri sekitar 300 jamaah dari lingkungan sekitar. Shalat Id dimulai pukul 06.15 WIB dengan imam sekaligus khatib Kyai Moh. Habib.
Sementara itu, peran bilal dalam pelaksanaan shalat diemban oleh Saudara Rasyid. Sejak pagi hari, jamaah telah memadati area masjid, menciptakan suasana religius yang penuh kekhusyukan dan kebersamaan.
Dalam khutbahnya, Kyai Moh. Habib menekankan pentingnya menjaga dan mempererat silaturahmi sebagai bagian integral dari ajaran Islam, khususnya setelah menjalani ibadah puasa Ramadhan.

Ia mengajak jamaah untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana memperbaiki hubungan antarsesama serta menghapus sekat-sekat sosial yang mungkin terbentuk selama ini.
“Silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki nilai ibadah yang besar. Dengan silaturahmi, kita memperpanjang umur dalam makna keberkahan dan memperluas rezeki,” ujarnya di hadapan jamaah.
Selain itu, khutbah juga mengangkat urgensi zakat fitrah sebagai instrumen sosial yang memiliki fungsi strategis dalam menumbuhkan solidaritas dan keadilan sosial.
Zakat fitrah, menurutnya, tidak hanya berfungsi sebagai penyempurna ibadah puasa, tetapi juga sebagai sarana distribusi kesejahteraan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan shalat berlangsung tertib dan lancar hingga selesai.

Usai shalat dan khutbah, jamaah saling bersalaman dan bermaaf-maafan, memperkuat nuansa kebersamaan khas Idul Fitri.
Kegiatan ini menjadi refleksi kehidupan keagamaan masyarakat Beduri yang tetap menjaga tradisi ibadah kolektif sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial keislaman di tengah kehidupan bermasyarakat. (ags)





