AswajaNews – Momen berbuka puasa sering dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati hidangan hangat yang mengenyangkan setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Tidak sedikit pula yang mencari menu khas daerah lain untuk menghadirkan sensasi berbeda saat berbuka. Di Ponorogo, suasana kuliner khas Yogyakarta kini bisa dinikmati tanpa harus pergi jauh, salah satunya melalui sajian yang ditawarkan di Bakmi Jowo Mas Gundul.
Warung bakmi yang dikenal dengan cita rasa khas Gunungkidul ini menghadirkan berbagai menu tradisional Jawa yang cocok disantap saat berbuka puasa. Salah satu cabangnya berada di kawasan Jalan Cinde Wilis, tepatnya di depan Cucur Ceria, yang selama bulan Ramadhan buka mulai pukul 17.00 hingga tengah malam. Kehadiran tempat makan ini memberikan alternatif kuliner bagi masyarakat Ponorogo yang ingin menikmati hidangan khas Jogja dengan suasana yang hangat dan santai.
Menu utama yang menjadi andalan di tempat ini tentu saja bakmi Jawa yang dimasak dengan cara tradisional. Salah satu yang cukup populer adalah bakmi nyemek, yaitu bakmi dengan kuah yang tidak terlalu banyak namun tetap terasa gurih dan kaya bumbu. Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati nasi godog serta magelangan, hidangan khas yang memadukan nasi goreng dan mie dalam satu piring dengan cita rasa gurih yang kuat.
Tidak hanya menyajikan olahan mie, Bakmi Jowo Mas Gundul juga menghadirkan berbagai menu berbahan dasar kambing yang menggugah selera. Di antaranya adalah tengkleng yang dimasak dengan bumbu rempah khas serta sate klathak yang terkenal sebagai kuliner ikonik Yogyakarta.
Biasanya, sate klathak identik dengan daerah Bantul dan sekitarnya, namun kini pecinta kuliner di Ponorogo dapat menikmatinya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke Jogja. Daging kambing yang dibakar dengan bumbu sederhana menghasilkan cita rasa gurih khas yang berpadu dengan aroma bakaran yang menggoda.
Sebagai pelengkap menu utama, tempat ini juga menyediakan beberapa camilan tradisional yang cocok dinikmati sambil menunggu hidangan utama datang. Di antaranya adalah nangka goreng dan tape goreng yang memiliki rasa manis dan tekstur lembut. Camilan tersebut sering menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin menikmati kudapan ringan sebelum atau setelah makan utama.
Suasana warung yang sederhana namun hangat membuat tempat ini terasa nyaman untuk berkumpul bersama keluarga maupun teman. Saat malam Ramadhan, suasana di sekitar warung sering terasa syahdu dengan pengunjung yang datang untuk berbuka puasa atau sekadar menikmati hidangan hangat setelah salat tarawih.
Tidak lengkap rasanya menikmati hidangan tradisional tanpa ditemani minuman hangat khas Jawa. Karena itu, Bakmi Jowo Mas Gundul juga menyediakan minuman seperti wedang sendang ayu dan kopi cokot yang kerap menjadi pilihan pelanggan. Minuman tersebut memberikan sensasi hangat yang cocok dinikmati di malam hari sambil bersantai.
Dengan pilihan menu yang beragam, mulai dari bakmi nyemek hingga sate klathak, tempat ini menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda. Bagi masyarakat yang rindu suasana kuliner khas Jogja, warung bakmi ini bisa menjadi destinasi menarik untuk menikmati hidangan tradisional yang hangat dan menggugah selera di tengah suasana Ramadhan.





