AswajaNews – Misteri Petilasan Telaga Ngebel: Benarkah Naga Baru Klinting Masih Berada di Sini?
Siapa yang tak kenal dengan keindahan Telaga Ngebel? Namun, di balik ketenangan airnya yang berwarna hijau pekat, tersimpan sebuah legenda yang mendarah daging bagi masyarakat Bumi Reog.
Lebih dari sekadar destinasi wisata, beberapa titik di sekeliling telaga ini diyakini sebagai Petilasan Baru Klinting, sang naga legendaris.
Banyak yang bertanya, di mana sebenarnya titik pusat kekuatan legenda ini? Mari kita bedah mitos dan sejarah yang menyelimuti Telaga Ngebel.
Legenda Baru Klinting menceritakan sosok anak kecil sakti yang merupakan penitisan seekor naga. Menurut cerita rakyat, Telaga Ngebel terbentuk dari lubang bekas cabutan lidi yang dilakukan oleh Baru Klinting setelah ia merasa sakit hati karena dihina oleh penduduk desa.
Air yang keluar dari lubang tersebut konon tak pernah berhenti hingga menenggelamkan seluruh desa dan membentuk telaga yang kita kenal sekarang.
Meskipun secara fisik Telaga Ngebel adalah danau seluas 5 km², masyarakat setempat meyakini ada titik-titik tertentu di pinggiran telaga yang merupakan petilasan tempat kemunculan naga.
Titik-titik ini sering dianggap sakral dan menjadi lokasi ritual:
Pusaran Air Tak Terlihat: Konon dipercaya sebagai pintu masuk naga ke dasar telaga.
Tepi Telaga yang Tenang: Lokasi yang sering digunakan untuk prosesi Larungan Sesaji setiap satu Suro.
Petilasan ini bukan sekadar cerita pengantar tidur. Setiap tahun, Telaga Ngebel menjadi pusat Larungan Sesaji dalam rangkaian Grebeg Suro.
Ritual ini adalah bentuk penghormatan terhadap alam dan pengingat akan legenda Baru Klinting agar masyarakat selalu menjaga etika dan kerendahan hati.***





