AswajaNews – Perkembangan harga komoditas cabai di Kabupaten Ponorogo menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada hari ini. Berdasarkan pemantauan harga dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok Jawa Timur melalui situs Siskaperbapo Jatim, beberapa jenis cabai mengalami kenaikan, sementara cabai rawit merah justru turun cukup signifikan.
Untuk cabai merah keriting, harga tercatat naik dari Rp28.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, atau mengalami kenaikan sekitar Rp2.000. Sementara itu, cabai merah besar juga mengalami kenaikan dari Rp24.000 menjadi Rp27.000 per kilogram, naik Rp3.000.
Berbeda dengan dua jenis cabai tersebut, cabai rawit merah justru mengalami penurunan cukup tajam. Harga yang sebelumnya berada di Rp107.500 per kilogram kini turun menjadi Rp89.000 per kilogram, atau berkurang Rp18.500.
Secara regional, berdasarkan data pemantauan pada 9 Maret 2026, harga rata-rata cabai rawit merah di Jawa Timur berada di angka Rp88.671 per kilogram dari laporan 38 kabupaten/kota.
Harga rata-rata tertinggi tercatat di Kabupaten Pamekasan dengan harga Rp100.000 per kilogram, sedangkan harga terendah berada di Kabupaten Blitar sebesar Rp81.000 per kilogram.
Sementara itu, Kabupaten Ponorogo berada di posisi ke-16 dalam daftar harga cabai rawit merah di Jawa Timur. Posisi ini menunjukkan harga cabai di Ponorogo tergolong cukup stabil dan relatif aman, karena nilainya hanya tipis mendekati harga rata-rata provinsi.
Dengan kondisi tersebut, fluktuasi harga cabai di Ponorogo masih tergolong wajar. Meski beberapa jenis cabai mengalami kenaikan tipis, turunnya harga cabai rawit merah diharapkan dapat membantu menekan beban pengeluaran masyarakat, terutama bagi pedagang kuliner yang sangat bergantung pada komoditas tersebut.
Harga Cabai di Ponorogo Turun Signifikan, Tercatat Stabil di Jatim





