AswajaNews – Di tengah menjamurnya kuliner kekinian, cita rasa tradisional yang konsisten sejak puluhan tahun tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Salah satu yang bertahan dan terus digemari hingga kini adalah Pawon Kampung Sewu.
Tempat makan dengan menu spesialis ayam dan bebek bakar goreng yang telah hadir sejak tahun 1994. Di bulan Ramadhan, warung legendaris ini kembali menjadi tujuan favorit warga untuk menu berbuka puasa yang sederhana namun menggugah selera.
Berlokasi di area parkiran timur Pasar Legi Ponorogo, Pawon Kampung Sewu membuka lapaknya lebih awal selama Ramadhan, yakni mulai pukul 16.30 WIB hingga habis. Sementara di hari biasa, warung ini buka pukul 17.00 atau 17.30 WIB sampai persediaan habis.
Menariknya, tempat ini buka setiap hari tanpa libur, sehingga pelanggan tidak perlu khawatir kehabisan momen untuk menikmati sajian andalannya. Selain melayani makan langsung, Pawon Kampung Sewu juga tersedia di layanan GoFood serta menerima pesanan nasi kotak untuk acara hajatan, kantor, hingga pernikahan.
Menu yang ditawarkan memang terbilang sederhana, hanya berfokus pada ayam dan bebek bakar maupun goreng. Namun justru dari kesederhanaan itulah lahir cita rasa yang kuat dan konsisten.
Tekstur daging ayam dan bebeknya dikenal empuk meski tanpa proses presto, sehingga nyaman dinikmati oleh semua kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Proses pengolahan yang tepat membuat daging tetap lembut namun tidak kehilangan karakter rasa aslinya.
Sebagai pelengkap, tersedia lauk tambahan seperti sayur tempe dan bayam goreng crispy yang menambah variasi tekstur dalam satu piring. Tak ketinggalan, sambal pedas dengan cita rasa khas menjadi elemen penting yang membuat setiap suapan terasa lebih “ngena”.
Perpaduan nasi hangat, daging bakar atau goreng yang gurih, serta sambal yang menggigit menjadikan menu ini sangat pas untuk membatalkan puasa setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Suasana sore di sekitar Pasar Legi yang mulai ramai menjelang magrib menghadirkan nuansa Ramadhan yang khas. Banyak keluarga dan kelompok teman memilih Pawon Kampung Sewu sebagai lokasi berbuka bersama karena porsinya pas, rasanya familiar, dan harganya tetap bersahabat. Aroma bakaran yang tercium dari kejauhan kerap menjadi penanda bahwa waktu berbuka sudah semakin dekat.
Bertahan lebih dari tiga dekade tentu bukan perkara mudah, namun konsistensi rasa dan pelayanan menjadi kunci utama keberlangsungan Pawon Kampung Sewu. Di bulan penuh berkah ini, warung legendaris tersebut kembali membuktikan bahwa menu sederhana dengan cita rasa kuat selalu memiliki tempat di hati masyarakat.
Bagi warga Ponorogo yang ingin menikmati ayam dan bebek empuk dengan sambal pedas yang menggoda saat berbuka, Pawon Kampung Sewu tetap menjadi pilihan yang tak lekang oleh waktu.





