Yadnya Kasada dan Ritual Suci Suku Tengger di Kawah Bromo yang Memikat Dunia

AswajaNews – Kabut tipis menyelimuti Lautan Pasir Gunung Bromo saat ribuan masyarakat Suku Tengger mulai mendaki bibir kawah. Mereka membawa ongkek berisi hasil bumi, ternak, hingga sesaji sebagai bentuk syukur dalam ritual tahunan Yadnya Kasada.

Upacara adat yang sakral ini bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan simbol pengabdian dan janji suci masyarakat Tengger kepada Sang Hyang Widhi dan para leluhur, khususnya Kusuma, putra bungsu Roro Anteng dan Joko Seger.

Eksotika Budaya di Atas Ketinggian 2.329 MDPL

Ritual Yadnya Kasada dirayakan setiap bulan ke-12 (Kasada) hari ke-14 dalam penanggalan tradisional Tengger. Puncak acara berlangsung di Pura Luhur Poten yang terletak di kaki Gunung Bromo, sebelum kemudian warga berbondong-bondong naik ke puncak kawah untuk melarung sesaji.

“Yadnya Kasada adalah momentum introspeksi bagi kami. Melarung hasil bumi ke kawah Bromo adalah simbol melepaskan keterikatan duniawi dan rasa syukur atas keberkahan hasil tani,” ujar salah satu tokoh adat Tengger.

Daya Tarik Utama Yadnya Kasada bagi Wisatawan

Bagi para pelancong, momen ini menawarkan pengalaman visual yang magis. Berikut adalah beberapa elemen unik yang hanya ditemukan saat perayaan Kasada:

  1. Pengukuhan Dukun Adat: Prosesi pemilihan dukun baru yang harus menghafal mantera suci di depan para sesepuh.
  2. Melarung Sesaji: Pemandangan unik di bibir kawah, di mana warga melarung hasil bumi, sementara warga lainnya (penyambit) mencoba menangkap sesaji tersebut menggunakan jaring di lereng kawah.
  3. Kearifan Lokal: Wisatawan dapat merasakan langsung keramahan warga Tengger dan suasana mistis yang menyatu dengan kemegahan alam Bromo.

Upaya Menjaga Kelestarian Alam

Pemerintah daerah bersama Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus mengimbau wisatawan untuk menjaga kebersihan selama acara. Meski ribuan orang berkumpul, semangat “Green Kasada” mulai dikampanyekan agar sisa-sisa perayaan tidak mencemari ekosistem pegunungan yang dilindungi.

Yadnya Kasada membuktikan bahwa di tengah arus modernisasi, Suku Tengger tetap teguh memegang teguh warisan leluhur, menjadikan Bromo bukan sekadar destinasi wisata, tapi juga pusat spiritualitas yang hidup.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penguatan IHSG Menduduki Rekor Tertinggi Simak Beberapa Peran Penting Danantara

SITUS GACOR

slot88

rokokbet

situs gacor

slot88

rokokbet

SLOT88

slot gacor hari ini

Slot Gacor

LINK GACOR

Slot Resmi

SLOT88

SLOT88

SITUS GACOR

Slot Dana

https://bsj.uowasit.edu.iq/

Situs Toto

SITUS TOTO

Situs Toto

Situs Toto

TOTO 4D

TOTO 4D

Slot Dana

Slot Gacor

https://apcoreonlinejournal.org/

Slot Resmi

FOR4D