AswajaNews – PR IPNU-IPPNU Desa Semanding kembali menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 yang dirangkaikan dengan program Ramadan Berkah 1447 H. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan spiritual sekaligus silaturahmi antar pelajar NU di wilayah Semanding.
Salah satu program unggulan yang kembali digelar adalah Safari Tadarus, yang dilaksanakan setiap malam Ahad selama bulan Ramadan di masjid dan mushala se-Desa Semanding. Kegiatan ini menjadi agenda rutin yang telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya.
Yuni Dwi Lestari, Ketua PR IPPNU Semanding dalam keterangannya menyampaikan bahwa Safari Tadarus merupakan program berkelanjutan yang terus dikembangkan.
“Safari Tadarus itu program dari tahun kemarin dan alhamdulillah terlaksana lagi di tahun kedua. Tadarus ini dilaksanakan setiap malam minggu di bulan Ramadan bertempat di masjid dan musholla di ranting Semanding. Selama Ramadan sudah ditentukan pembagian tempatnya per dusun supaya merata sekaligus sebagai branding organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi ruang berkumpulnya para pelajar dalam suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan.
“Setiap akhir pekan kita kumpul bareng ngaji, dan nanti menyesuaikan situasi di lokasi, sampai juz berapa bacaan Al-Qur’annya,” imbuhnya.
Kegiatan Safari Tadarus tahun ini mulai berjalan sejak malam sebelumnya dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
“Kegiatan tadarus sudah mulai berjalan mulai tadi malam. Dan alhamdulillah, per dusun sudah ada kader IPNU-IPPNU-nya. Jadi insyaallah sudah merata,” tuturnya.
Selain Safari Tadarus, rangkaian kegiatan juga meliputi Khataman Al-Qur’an dan Buka Puasa Bersama yang akan dilaksanakan pada Ahad, 8 Maret 2026, serta Rutinitas Futsal Pelajar pada Selasa, 17 Maret 2026. Seluruh agenda tersebut dirancang untuk menyeimbangkan kegiatan keagamaan, sosial, dan pengembangan minat bakat kader.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PR IPNU-IPPNU Semanding berharap dapat terus menjaga tradisi keilmuan, memperkuat nilai keislaman, serta membangun solidaritas pelajar NU di tengah masyarakat.
Program ini juga menjadi wujud komitmen organisasi dalam menghadirkan dakwah yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat desa.





