AswajaNews – Suasana religius dan penuh kebersamaan mewarnai Balai Desa Desa Semanding, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu malam, 14 Februari 2026, bertepatan dengan 26 Sya’ban 1447 H.
Pada momentum tersebut, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Desa Semanding menggelar penutupan sementara Majelis Dzikir Sholawat dan Ta’lim sekaligus Pelantikan Pengurus Masa Khidmat 2025–2027 dengan tema “Khidmah Pelajar: Merawat Tradisi, Menjemput Masa Depan.”
Kegiatan yang diinisiasi oleh PR IPNU IPPNU Semanding ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari seluruh Banom Nahdlatul Ulama tingkat ranting, perangkat desa, para takmir masjid dan musala se-Desa Semanding, jamaah majelis dzikir, hingga perwakilan PAC dan PC IPNU IPPNU Ponorogo.

Rangkaian acara diawali dengan pra-acara berupa pembacaan Ratib Al-Haddad dan Maulid Simtudduror yang diiringi grup hadrah An-Nahdliyah dari rekan-rekan PR IPNU Semanding. Lantunan sholawat yang menggema menghadirkan suasana khusyuk sekaligus mempererat kebersamaan jamaah.
Memasuki acara inti, kegiatan dibuka secara resmi oleh MC melalui pembacaan Ummul Kitab. Seluruh hadirin kemudian berdiri bersama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathon, serta Mars IPNU IPPNU dengan penuh semangat nasionalisme dan loyalitas organisasi.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh perwakilan PC IPNU dan PC IPPNU Ponorogo. Pengurus PR IPNU IPPNU Desa Semanding Masa Khidmat 2025–2027 dibaiat secara resmi, disertai pembacaan ikrar yang sarat makna amanah dan tanggung jawab. Usai pelantikan, para anggota memohon doa restu kepada tamu undangan melalui prosesi salaman sebagai simbol khidmah dan penghormatan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan. Ketua PR IPNU Semanding, Rekan Muhaimin Isnaini, menegaskan komitmen organisasi untuk terus berkhidmah kepada masyarakat serta memperkuat kaderisasi pelajar NU. Selanjutnya, perwakilan PC IPPNU Ponorogo, Rekanita Mahrisa Khoirotun Nisa, menekankan pentingnya peran pelajar perempuan dalam menjaga tradisi keagamaan dan membangun masa depan bangsa.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah NU Ranting Semanding, Bapak Jamal Mustofa, M.Pd., turut mengapresiasi semangat pelajar dalam menghidupkan kegiatan keagamaan desa.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Kepala Desa Semanding, Bapak Yoso, yang berharap kepengurusan baru IPNU IPPNU mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berwawasan kebangsaan.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh Drs. K.H. Musta’in, Mustasyar MWC NU Jenangan. Dalam tausiyahnya, beliau menegaskan pentingnya menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah serta mempersiapkan generasi muda agar siap menghadapi tantangan zaman dengan ilmu dan akhlak. Kegiatan ditutup dengan Mahalul Qiyam dan doa bersama yang dipimpin langsung oleh beliau.
Melalui kegiatan ini, PR IPNU IPPNU Desa Semanding diharapkan semakin mampu menjadi wadah pembinaan pelajar yang menjaga tradisi keagamaan sekaligus menyiapkan generasi masa depan yang berjiwa pengabdian, persatuan, dan keilmuan.
Penulis: Yuni Dwi Lestari
Editor: Azza Fahreza





